“Legacy of Olderman’s Books”

Home » Artikel » “Legacy of Olderman’s Books”

Dilihat

Dilihat : 620 Kali

Pengunjung

  • 3
  • 164
  • 571
  • 278,691
WhatsApp Image 2025-07-14 at 17.28.21

“Legacy of Olderman’s Books”

 

Oleh Jo Priastana

 

Literasi seperti bacaan atau buku-buku bagaikan kata-kata yang bercahaya menerangi alam semesta pikiran anak-anak bangsa, membuka cakrawala dunia dengan pengetahuan dan menumbuhkan kesadaran semesta tak terbatas. Cahaya pengetahuan itu uga  bisa diperoleh dari para lansia  yang tetap masih berdaya dan bermanfaat  memajukan dunia kehidupan dan kecerdasan generasi. Para lansia  yang melepaskan warisan buku-bukunya yang mungkin tak ternilai namun tetap patut dihargai dan dimaknai untuk bisa memberikan manfaat berkelanjutan dan sebesar-besarnya.

“Legacy Olderman’s books,” warisan buku-buku dari lansia. Buku-buku yang mungkin selama ini telah menemani perjalanan hidupnya,  membangun karirnya dan menumbuhkan kediriannya, dan menjadikan siapa dia, memiliki kisah dan kenangan indah. Warisan buku yang dipersembahkan  untuk menetap di sebuah perpustakaan dimana semua orang dari segala kalangan dan usia bisa datang, membaca dan terinspirasi.  Bahkan sesuai kehendak empunya  yang mungkin terasa sayang melepas, karena bukunya ada tanda-tangan penulis,  buku-buku itu bisa juga diperoleh dengan  harga tertentu atau secara gratis di tambah ongkos kirim. Semoga  terang terus menyebar.

Banyak buku yang sarat kenangan penuh makna dan menginspirasi itu mendarat di perpustakaan “Jo Priastana” yang terletak di Saung Prastana, Desa Cilaku, Kecamatan Tenjo Jawa Barat Barat. Saung Prastana berada sejak 2013, tempat yang juga kerap dijadikan arena pembelajaran secara alami dalam rangka menumbuhkan generasi muda yang terdidik dan terpelajar, berwawasan dan berkepribadian semesta.  Perpustakaan “Jo Priastana” terbuka untuk dukungan rekan-rekan lansia agar kita terasa bisa menua bersama, menuliskan kehidupan dalam senyuman salam literasi,  menikmati senja yang indah  meneruskan jiwa kehidupan dengan penuh makna,  “to continue to be alive and meaningful.”   

 

TERUS TERANG “LEGACY OF OLDERMAN’S BOOKS”  

BISA DIMILIKI  = Harga/Rp.0,- + OngKir

SEMOGA TERANG TERUS dan TERCERAHKAN

 

SALAM LITERASI

 “To Continue to be Alive and Meaningful”  

(Jo Priastana (67), Untung Hidajat (63), Iit Setiana (60),

(Willem Patirajawane (73), Johan Mardjono (75).

 

Perpustakaan Jo Priastana (081808704322)

d/a. Saung Prastana, Jl. Raya Cilaku,

 Kp. Cibogo No.2 Rt.004/004, Pangurungan, Ds. Cilaku,

Kec. Tenjo, Bogor Barat, Jawa Barat 16370

 

Info Edisi No. I/1-100/2025A

I/100

Pengarang

Judul dan Penerbit

Harga

Stok

01.

Agustinus Wibowo

“Kita dan Mereka: Perjalanan Menelusuri Akar Identitas dan Konflik Manusia,” Bandung, Mizan, 2024, p.667.

179.000,-

Jp1

02.

Ach Dhofir Zuhry

“Filsafat untuk Pemalas,” Jakarta, PT Elex Media Komputindo, p.275.

108.000,-

jp1

03.

Adriana Venny

“Jiwa yang Berdaya Berkenalan dengan Dunia Feminisme,” Jakarta, Lembaga Partisipasi Perempuan, 2023, p.70

60.000,-

jp1

04.

A. Eddy Kristiyanto OFM – Wiliam Chang OFMCap

“Multikulturalisme: Kekayaan dan Tantangannya di Indonesia,” Jakarta, Penerbit Obor, 2014, p.165.

20.000,-

Jp1

05.

Ajeng Kesuma, Evie Permata Sari

“Bersuara dan Menolak Tunduk: Sebuah Pengantar Advokasi,” Jakarta, Lembaga Partisipasi Perempuan, 2023, p.68

60.000,-

Jp1

06.

Aliansi Kebangsaan

“Memperadabkan Bangsa, Paradigma Bangsa, Paradigma Pancasila untuk Membangun Indonesia,” Jakarta, PT Kompas Media Nusantara, 2022, p.496.

150.000,-

Jp1

07.

Ariel Heryanto

“Identitas dan Kenikmatan: Politik Budaya Layar Indonesia,” Jakarta, Kepustakaan Populer Gramedia, 2024, p.349.

99.000,-

Jp1

08.

Budi Wahyuni, Ratih Hidayah Nur

“Perempuan: Otoritas Tubuh Tidak Pernah Utuh,” Jakarta, Lembaga Partisipasi Perempuan, 2023, p.68.

60.000,-

Jp1

09.

Chrismanto Pangihutan Purba

“Gender, Seksualitas, dan HAM Perempuan: Untuk Mengenang Perempuan Itu,” CV Bintang Semesta Media,” 2922, p.193.

137.000,-

Jp1

10.

CB Kusmaryanti

“Bioetika,” Penerbit Kompas, 2016, p.356.

99.000,-

jp1

11.

D. Bachtiar Lubis

“Understanding That Heals: Mengerti yang Menyembuhkan,” Malang, Alta Pustaka, 2011, p.366

125.000,-

jp1

12.

David Wallace-Wells

“Bumi Yang Tak Dapat Dihuni: The Unhabitable Earth, Kisah tentang Masa Depam,” Jakarta: Penerbit Pustaka Gramedia Utama, 2019, p.330.

99.000,-

Jp1

13.

Driyarkara Jurnal

“Driyarakara: Jurnal Fulsafat: Filsafat Sejarah,” Vol.43 No.1 November 2023, ISSN 2809-9516, p. 105.

60.000,-

jp1

14.

 

“Driyarkara: Jurnal Filsafat: Driyarkara Filsafat Pendidikan,” Th, XXX1 No.2/2013, p.81

60.000

jp1

15.

 

“Driyarkara Jurnal Filsafat, Sarvepalli Radhakrishnan dan Filsafat India, “ Th, XXXX No.2/2017. P. 84

60.000,-

jp1

16.

 

“Driyarkara Jurnal Filsafat: Etika Komunikasi Digital,” Tahun XXXIX, No.2, 2018, p. 72.

60.000,-

jp1

17.

 

“Driyarkara Jurnal Filsafat: Bhagavad Gita,” Th,XXXV No.,1/2014.p. 82.

60.000,-

Jp1

18.

 

“Driyarkata Jurnal Filsafat: Homo Socio-Theologicus,” Th. XXXVII No.2/2025. P. 96.

60.000,-

Jp1

19.

 

“Driyarkara Jurnal Filsafat: Problem Filosofis Perempuen,” Th. XXXVIII No.1/2015. P.92.

60.000,-

Jp1

20.

Dwiweko Soeprijono

“TTS SULIT KOMPAS 2,” Jakarta, PT Kompas Media Nusantara, 2018, p.150.

69.000,-

jp

21.

Edy Burmansyah

“Sejarah Kebijakan fiskal dan Pengelolaan Utang Pemerintah: Dari Revolusi hingga Pandemi,” Bandung, Ultimus, 2024, p.508.

150.000,-

Jp1

22.

Ernest Becker

“The Denial of Death: Penyangkalan Terhadap Kematian,” Jakarta: Kepustkaan Populer Gramedia, 2024, p. 447.

160.000,-

Jp1

23.

Fahruddin Faiz

“Sebelum Filsafat,” Yogyakarta, MJS Press, 2025, p.296.

75.000,-

jp1

24.

F. Budi Hardiman

“Aku Klik Maka Aku Ada: Manusia dalam Revolusi Digital,” Penerbit  PT Kanisius, 2024, p.280.

80.000,-

jp1

25.

Frieda Amran, Iwan Meulia Pirous, Diana Damayanti.

“Seabad Koentjaraningrat: Bapak Antropologi Indonesia, Persembahan dan Kenangan.” Jakarta, PT Kompas Media Nusantara, 2023, p.322.

129.000,-

Jp1

26.

F. Wawan Setyadi, Editior

“Meluhurkan Kemanusiaan: Kumpulan Esai untuk A. Sudiarja,” PT Kompas Media Nusantara, 2018, p.274

79.000,-

Jp1

27.

Haruki Murakami

“Novelis Sebagai Panggilan Hidup,” Jakarta, Kepustakaan  Populer Gramedia, 2025, p.248.

95.000,-

jp1

28.

Ignatius Haryanto & Yohannes Krisnawan

“Daniel Dhakidae Cendekiawan Par Excellence,” Jakarta, PT Kompas Media Nusantara, 2022, p. 352,

149.000,-

Jp1

29.

Iklilah Muzayyanah Dini Fajriyah, Yus Broersma, Christina Josefien Hutubessy.

“Menyuarakan Yang Tak Terdengar: Pemikiran, Agensi, dan Gerakan Perempuan dibalik Lembar Kitab Suci,” Jakarta, UI Publishing, 2022, p.260+244.

150.000,-

Jp1

30.

Jewellius Kistom M.

“Revolusi Industri 5.0: Menyatukan Filsafat, Etika, dan Kemanusiaan di Tengah Gelombang Kecerdasan Buatan dan Inovasi Teknologi,” Yogyakarta, Anak Hebat Indonesia, 2024, p.308.

59.500,-

Jp1

31.

Jo Priastana

“Buddhadharma dan Seksualitas,” Jakarta, Yasodhara Puteri, 2004, p.222.

40.000,-

Jp1

32.

Jo Priastana

“Be Buddhist Be Happy: bahagia bersama TRIRATNA Buddha-Dharma-Sangha,” Jakarta, Yasodhara Puteri, 2005, p.276.

64.000,-

jp5

33.

Jo Priastana

“Buddhadharma dan Kesetaraan Gender,” Jakarta, Yasodhara Puteri, 2004, p.198.

68.800,-

Jp1

34.

Jo Priastana

“Komunikasi dan Dharmaduta,” Jakarta, Yasodhara Puteri, 2005, p.110.

30.000,-

jp5

35.

Jo Priastana

“Buddhadharma dan Politik,” Jakarta, Yasodhara Puteri, 2004, p.78.

20.000,

jp5

36.

Jo Priastana

“Pendidikan Buddhadharma Kontekstual,” Jakarta Yayasan Yasodhara Puteri, 2024, p. 123

69.900

jp71

37.

Jo Priastana

“Filsafat Pendidikan Buddhadharma,” Jakarta, Yayasan Yasodhara Puteri, 2024,p.119

81.600,-

jp13

38.

Jo Priastana

“Filsafat Madhyamika Nagarjuna,” Yayasan Yadodhara Puteri, 2023, p.131

85.800,-

jp24

39.

Jo Priastana

“Buddhadharma Media Waisak Kontekstual,” Jakarta, Yayasan Yasodhara Puteri, 2022, p.133.

97.500

jp1

40.

Jo Priastana

“Buddha Maitreya: Cinta Kasih Membara di Zaman Now,” Yayasan Yasodhara Puteri, 2020, p.131.

85.700,-

jp0

41.

Jo Priastana

“Buddhist Backpacker: Jelajah Jejak Buddha Nusantara Majapahit,” Jakarta, Yayasan Yasodhara Puteri, 2020, p. 117.

90.500,-

jp1

42.

Jo Priastana

“Buddhadharma Seminar 1: Call To Action,” Jakarta: Yayasan Yasodhara Puteri 2021, p.209.

126.600,-

Jp2

43.

Jo Priastana

“Buddhadharma Seminar 2: Revolusi Mental,” Jakarta: Yayasan Yasodhara Puteri, 2021, p. 251.

144.000

Jp2

44.

Jo Priastana

“Buddhadharma Seminar 3: Life, Peace and Justice,” Jakarta: Yayasan Yasodhara Puteri, 2022, p.153

122.600.

Jp1

45.

Jo Priastana

“Buddhist Backpacker: Jelajah Sejak Buddha Nusantara Sriwijaya,” Jakarta: Yayasan Yasodhara Puteri, 2019.p.160.

30.000,-

Jp1

46.

Kompas

“Macan: Cerpen Pilihan Kompas,” Jakarta, PT Kompas Media Nusantara, 2021, p.188.

85.000,-

Jp1

47.

Komaruddin Hidayat

“Jalan Pulang: Seni Mengelola Takdir, Sebuah Autobiografi,” Penerbit Buku Kompas, 2024., p.206.

98.000,-

jp1

48.

KRMT John Tondowidjojo

“Sostrokartono dan Spiritualitas dari Abad ke Abad,” Surabaya, Yayasan Sanggar Bina Taruna, 2012,p.195.

66.000,-

jp1

49.

Leonardus  Samosir, OSC.

“Agama dengan Dua Wajah: Refleksi Teologis atas Tradisi dan Konteks,” Jakarta, Penerbit Obor, 2010, p172.

20.000,-

Jp1

50.

Mudji Sutrisno

“Zen Buddhis: Ketimuran dan Paradoks Spiritualitas,” Jakrta, Penerbit Obor, 2004, p.122.

70.000,-

jp1

51.

Nicolaas J.C. Geise

“Badujs en Moslims: Kajian Ernografis Masyarakat Adat di Lebak Parahiang, Banten Selatan,” Jakarta, PT Kompas Media Nusantara, 2022, p.390.

 

119.000,-

Jp1

52.

Putu Fajar Arcana

“Gandamayu,” Novel, Jakarta, PT Kompas Media Nusantara, 2012, p. 188

15.000,-

Jp1

53.

Radhakrishnan

“History of Philosophy Eastern and Western,” London , 1952, George Allen & Unwin Ltd,” p.617.

1.125.000,-

jp1

54.

Reslian Pardede

“Accidental Mystic,” Yogyakarta, Stiletto Indie Book, 2025,p.213.

86.000,-

Jp1

55.

Rizem Aizid

“Pengantar Feminisme,” Yogyakarta, Anak Hebat Indonesia, p.2222.

59.500

jp1

56.

Rocky Gerung

“Habis Dungu Terbitlah Bajingan Tolol,” Depok, Komunitas Bambu, 2024, p.125

80.000,-

Jp1

57.

Rocky Gerung

“Obat Dungu Resep Akal Sehat: Filsafat unutk Republik Kuat,” Jakarta: Komunitas Bambu, 2024.p.426.

125.000,-

Jp1

58.

Sindhunata

“Ratu Adil: Ramalan Jayabaya & Sejarah Perlawanan Wong Cilik,” Jakarta, Gramedia Pustaka Utama, p.656.

239.000,-

Jp1

59.

Toto Muryanto

“Baru 81: Kumpulan Puisi,” Bandung, Ultimus, 2021, p. 286.

181.000,-

jp1

60.

Yuval Noah Harari

“Homo Deus: Masa Depan Umat Manusia,” Jakarta, PT Pustaka Alvabet, 2018, p.527.

110.000,-

Jp1

61.

Arya Karniawan

“Tibetan Udana Varga,” Jakarta, Yayasan Yasodhara Puteri, 296.

0.OK

Jp50

62.

Arya Karniawan

“Menguak Mediokritas dalam Pendidikan Buddhis,” Jakarta, Yayasan Yasodhara Puteri, 2024, p.100.

0.OK

jp20

63.

Arya Karniawan

“Jalan Pembebasan (Vimuttimagga),” Jakarta: Yayasan Yasodhara Puteri, 2023. P. 240.

0.OK

Jp40

64.

Arya Karniawan dan Bhikkhu Cittajayo.

“Anupubbikatha/Gradual Teaching’s of The Buddha,” Jakarta: Yayasan Yasodhara Puteri, 2021, p.150.

0.OK

Jp50

65.

Bhikkhu Olaraguno

“Melaju Di Jalan Yang Sepi,” Jakarta: Yayasan Yasodhara Puteri, tt(2024), p.66.

0.OK

Jp20

66.

Bhikkhu Olaraguno

“Berlabuh: Bekal Untuk Mengurangi Derita Dalam Bahtera Rumah Tangga,” Jakarta: Yayasan Yasodhara Puteri, 2024. P.100.

0.OK

Jp20

67.

Bhikkhu Olaraguno

“Melaju di Jalan yang Sepi,” Jakarta: Yayasan Yasodhara Puteri, 2024, p. 125.

0.OK

Jp20

68.

Bhiksuni Bhadra Loka

“Kuntum Melati di Halaman Rumah.” Jakarta: Yayasan Yasodhara Puteri, 2020, p. 140.

0.OK

Jp10

69.

Jo Priastana

“Borobudur: Berbuddha dan Berbudaya,” Jakarta, Yayasan Yasodhara Puteri, 2023, p.124.

0.OK

jp45

70.

Majaputera Karniawan

“Cariyapitaka, Buddhavamsa, dan Milindapanha,” Jakarta: Yayaasan Yasodhara Puteri, 2021. P.150.

0.OK

Jp30

71.

Majaputera Karniawan

“Kumpulan Arti Liam Keng Populer Tradisi Kelenteng,” Jakarta, Yayasan Yasodhara Puteri, 2021, p. 171

0.OK

jp48

72.

Majaputera Karniawan

“Kumpulan Petikan Dhamma (Dhamma Quote), Seri Jataka Atthakattha,” Jakarta: Yayasan Yasodhara Puteri, 2020.,p.150.

0.OK

Jp90

73.

Majaputera Karniawan

“Sejarah Perkembangan Lembaga Pendidikan Bercorak Keagamaan Buddha,” Jakarta: Yayasan Yasodhara Puteri, tt, p.169.

0.OK

Jp40

74.

Majaputera Karniawan dan Tan Tjoe Liong

“Buku Saku Keluarga Buddhis: Meresolusi Konflik Suami-Istri,” Jakarta: Yayasan Yasodhara Puteri, 2023, p. 100.

0.OK

Jp50

75.

Majaputera Karniawan

“123 Quotes Karyawan Asam Garamnya  Dunia Kerja,” Jakarta: Yayasan Yasodhara Puteri, 2024, p.123.

0.OK

Jp40

76.

Anck HT

“Agama Di era Google: Review 11 Akademisi dan Tokoh atas Pemikiran Denny JA Soal ‘Agama Menjadi Warisan Kultural Milik Kita Bersama’,” Jakarta, Cerah Budaya Indonesia, 2023, p. 112

_____

pjp

77

Bodhisatva Vasubandhu

“Seratus Dharma Mahayana,” Jakarta: Tifris Punlication, 2021.p. 159.

_____

pjp

78.

Calvin Malone

“Razor-Wire Dharma: A Buddhist Life in Prison,” Boston: Wisdom Publlication, 2008, p.228.

______

pjp

79..

Carolyn Rose Gimian, ed.

“The Essential Chogyam Trungpa,” Boston-London: Shambhala, 1999, p.251.

______

pjp

80.

Chogyam Trungpa

“Cutting Through Spiritual Materialism,” Boston & London, Shambhala, 2002. P.251.

______

pjp

81.

Cunda Supandi

“Tata Bahasa Pali,” Vidyavardhana Samuha, 2010, p.360.

_______

pjp

82.

Damien Keown, Ed.

“Contemporary Buddhist Ethics.”  Great Britain, Curzon Press, 2000., p. 217.

________

pjp

83.

Daisaku Ikeda

“Buddhisme Seribu Tahun Pertama,” Jakarta: Indira, 1993, p. 186.

_______

pjp

84.

Daisaku Ikeda

“Bunga Buddhisme Cina.” Jakarta: Indira, 1992, p.220.

_______

pjp

85.

Edward Gonze

“Sejarah Singkat Agama Buddha,” Jakarta, Karaniya, 2010. P. 200.

 _____

pjp

86.

Fabian H.Chandra

“Kosmologi: Studi Struktur dan Asal Mula Alam Semesta,” Jakarta: Penerbit Dhammacakka, 2005., p. 106.

________

pjp

87.

Fraz Metcalf & BJ Gallagher Hateley

“What Would Buddha Do at Work?,” Jakarta: PT Buana Ilmu Populer, 2022, p.184.

_______

pjp

88.

Hendra Lim

“Praktik Vegetarian,” Jakarta: Penerbit Dian Dharma, 2020. P.99

_______

pjp

89.

Ken Jones

“The New Social Face of Buddhism: A Call To Action,” Boston: Wisdom Publication, 2003, p. 276.

_______

pjp

90.

Prof, Le Manh That and Ven.Dr. Thich Nhat Tu

“Engaged Buddhism and Development, Workshop 3  The United Nations Day of Vesak 2008 in Vietnam,” Ha Noi, Culture and Information Press, 2008., p.200.

______

pjp

91.

Llloyd Field, Prof.

“Business and The Buddha,” Jakarta, Karaniya, 2009, p. 241.

_____

pjp

92.

Master Chin Kung

“Buddhism As An Education,” Taipei, Dallas Buddhist Association, 1989, p.45.

______

pjp

93.

Master Hsing Yun

“Harapan Terhadap Generasi Muda Buddhis,” Jakarta: Penerbit Dian Dharma, 2023, p. 52.

_______

pjp

94.

P.A. Payutto

“Ekonomi Buddhis: Jalan Tengah untuk Dunia Usaha,” Jakarta: PP Magabuddhi, 2005.,p.106.

________

pjp

95.

Peter Harvey

“An Introduction to Buddhism: Teachings, history and practices,” New Dekhi:  Munshiram Manoharlal Publishers Pvt Ltd., 1990., p. 374.

_______

pjp

96.

Pradipa

“Pena Kebijaksanaan,” Jakarta: Penerbit Dian Dharma, 2024, p.125.

______

pjp

97.

Sadhu Santideva

“Tantric Healing: The Power of Physical, Psychological and Spiritual Healing,” New Delhi, India, Cosmo Publications, 2002, p.238.

_____

pjp

98.

Sulak Sivaraksa

“Pembangunan untuk Manusia: Ekonomi Buddhis Abd ke-21, The Wisdom of Sustainability Buddhist Economics for the 21st Century,” Jakartam, Himah Buddhi-Institut Nagarjuna, 2013, p.128

______

pjp

99.

Tejo Ismoyo

“Sepatu Bhiksu,”Yogyakarta: BukuNesia, 2023,p.73.

_______

pjp

100.

Thich Nhat Hanh

“BreathE! You Are Alive: Sutta Napas Sadar Penuh (Sutta Anapanasati), Jakarta: Karaniya, 2024, p.112.

______

pjp

 

“Legacy of Olderman’s Books” (2)

Fungsi Perpustakaan dan Literasi Agama

 

Oleh Jo Priastana

“Perpustakaan adalah jantung peradaban, dan pustakawan adalah nadinya. Pustakawan memiliki peran vital sebagai penjaga pengetahuan, pengelola informasi, dan penggerak literasi.” (T. Syamsul Bahri, Ketua Umum Ikatakan Pustakawan Indonesia, dalam Hari Pustakawan Indonesia, 7 Juli 2025)

 Perpustakaan yang menjadi jantung peradaban juga sejalan dengan apa yang dimaksud dengan  literasi agama. Diane L More mendefinisikan literasi agama sebagai kemampuan untuk melihat dan menganalisis titik temu antara agama dan kehidupan sosial, politik, dan budaya dari berbagai sudut pandang. (Mudah Mulia, 2021, “Akademi Jakarta,” Jakarta 2025).

 Orang yang melek agama akan memiliki pemahaman dasar mengenai sejarah, teks-teks sentral, kepercayaan serta praktik tradisi keagamaan yang lahir dalam konteks sosial, historis, dan budaya tertentu. Karenanya, untuk sebuah  pemahaman literasi agama yang dimaksud Diane L More maka sebuah perpustakaan hendaknya juga dilengkapi oleh berbagai buku dari dari berbagai disiplin ilmu lain, melengkapi bacaan agama.

Senada dengan itu, Kennet Primrose, ketua studi agama, moral dan filosofis pada Robert Gordon’s College di Skotlandia menekankan pentingnya peningkatan literasi agama agar masyarakat belajar hidup dengan pengamalan nilai-nilai luhur agama yang mengutamakan kasih sayang, penghormatan terhadap harkat dan martabat manusia, menghargai perbedaan dan cinta lingkungan.

Pendapat tersebut mengemukakan makna keterbukan beragam literasi, dan  menunjukkan pentingnya perpustakaan dalam  membangun kebudayaan dan peradaban manusia.  perpustakaan yang berisikan ragam pustaka dari berbagai bidang keilmuan dan dapat diserap oleh berbagai kalangan.

Literasi agama termasuk Buddhadharma dapat menjadi  menjadi inspirasi atau penggerak perubahan bagi manusia untuk meningkatkan harkat dan martabat kemanusiaannya, sekaligus kualitas spiritualitasnya agar mampu menegakkan nilai-nilai keadilan, kesetaraan dan kemaslahatan, bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan juga untuk sesama manusia, bahkan juga untuk semua makhluk di alam semesta.

 Bermaksud memberikan pemahaman literasi agama yang luas dan dalam, perpustakaan Jo Priastana tidak hanya berisikan buku-buku agama Buddha, kitab suci, dan berfokus pada Buku-Buku Buddha terbitan dalam Bahasa Indonesia,  namun juga dilengakapi dengan kepustakaan lainnya yang berkenan dengan berbagai bidang kehidupan. Ada buku sejarah, agama, sosial, budaya, ekonomi politik, ilmu pengetahuan teknologi, bahasa, sastra serta berbagai bidang ilmu lainnya, serta jenis buku yang bisa dibaca oleh anak-anak, maupun segala kalangan.

 

 “Legacy of Olderman’s Books”

Literasi seperti  bacaan atau buku-buku bagaikan kata-kata yang bercahaya menerangi alam semesta pikiran anak-anak bangsa, membuka cakrawala dunia dengan pengetahuan dan menumbuhkan kesadaran semesta tak terbatas. Cahaya pengetahuan itu uga  bisa diperoleh dari para lansia  yang tetap masih berdaya dan bermanfaat  memajukan dunia kehidupan dan kecerdasan generasi.

“Legacy Olderman’s books,” warisan buku-buku dari lansia. Adalah  para lansia  yang melepaskan warisan buku-bukunya yang mungkin tak ternilai namun patut dihargai dan dimaknai untuk bisa memberikan manfaat berkelanjutan dan sebesar-besarnya. “Legacy Olderman’s books,” warisan buku-buku dari lansia juga terdapat pada perpustakaan Jo Priastana.

 Buku-buku yang mungkin selama ini telah menemani perjalanan hidupnya,  membangun karirnya dan menumbuhkan kediriannya, dan menjadikan siapa dia, memiliki kisah dan kenangan indah. Warisan buku yang dipersembahkan  untuk menetap di sebuah perpustakaan dimana semua orang dari segala kalangan dan usia bisa datang, membaca dan terinspirasi.

 Bahkan sesuai kehendak empunya  yang mungkin terasa sayang melepas, karena bukunya ada tanda-tangan penulis, buku-buku itu dapat juga dimiliki. Dana yang diperoleh dari donasi dan penjualan buku diperuntukkan bagi pengembangan perpustakaan, pembelian buku-buku baru, aktivitas literasi dan sebagai  persiapan bagi lansia yang tidak ada uang pensiun memenuhi kebutuhan pokok sehari-harinya. Semoga  terang kebaikan terus menyebar bersama cahaya pengetahuan.

Banyak buku yang sarat kenangan penuh makna dan menginspirasi itu mendarat di perpustakaan “Jo Priastana” yang terletak di Saung Prastana, Desa Cilaku, Kecamatan Tenjo Jawa Barat Barat, bersebelahan dengan Vihara Kesadaran, Cilaku Tenjo. Saung Prastana berada sejak 2013, tempat yang  kerap dipergunakan  aktivitas retreat meditasi, pendidikan non-formal, pembelajaran secara alami untuk pertumbuhan generasi muda yang terdidik dan terpelajar, berwawasan dan berkepribadian semesta.

Perpustakaan “Jo Priastana” selalu terbuka untuk kedatangan buku baik buku lama maupun buku baru. Memberikan keterbukaan bagi dukungan rekan-rekan lansia agar kita terasa bisa menua bersama. Bersama  menuliskan kehidupan dalam senyuman salam literasi,  menikmati senja yang indah  meneruskan jiwa kehidupan dengan penuh makna,  “to continue to be alive and meaningful.”    

 Mari dukung “Legacy of Olderman’s BOOKS,” Semoga Terang Terus dan tercerahkan. “To Continue to be Alive and Meaningful,” Salam Literasi:  Jo Priastana (67), Untung Hidajat (63), Iit Setiana (60), Willem Patirajawane (73), Johan Mardjono (75).

Perpustakaan “Jo Priastana,” Saung Prastana, Jl. Raya Cilaku,  Kp. Cibogo No.2 Rt.004/004, Pangurungan, Ds. Cilaku, Kec. Tenjo, Bogor Barat, Jawa Barat 16370. (081808704322). (JP) ***

Info Edisi No. 2/101-200/25B

I01/200

Pengarang

Judul dan Penerbit

K-

Ket.

101.

Sophia Rose Arjana

“Buying Buddha, Selling Rumi: Orientalisme and the Mystical Marketplace,”  England, One World Academic, 2020.p. 306.

K90

Jp

102.

Parakitri T Simbolon

“Menjadi Indonesia,” Jakarta KPG,2025.  p.680.

K225

jp

103.

Daniel C. Dennet

“Breaking The Spell: Agama Sebagai Fenomena Alam.” Jakarta, KPG, 2022, p.452.

K125

jp

104.

Setyo Hajar Dewantoro

“Tantra Yoga: Pengetahuan Suci Tentang Diri, Tuhan dan Jagad Raya.” Yogyakarta: Mahadaya,2021,  p.451.

K120

Jp

105.

Stephen J. Laumakis

“An Introduction to Buddhist Philosophy,” Cambridge University Press, 2008, p.283

K415

Jp

106.

David Loy

“The Great Awakening: Buddhist Social Theory,” Boston: Wisdom Publication, 2003, p.229.

K480

Jp

107.

Adriana Venny

“Perempuan dalam Mitos-Mitos Nusantara,” Jakarta: LP2, p.312

K—

Jp

108.

Bob Dylan

“Bob Dylan Chronicle,” Jakarta: KPG, 2018, p.313.

K85

Jp

109.

Komaruddin Hidayat

“Psikologi Kematian: Mengubah Ketakutan Menjadi Optimisme,” Jakarta: Noura Books, p.226.

K–

Jp

110.

Radha Soami

“A Spiritual Primer,” Punjab India, 1997.p.82

K–

jp

111

Rohani

“Iman Katolik dan Kebangsaan,” Yogyakarta:  p.56.

K20

Jp

112.

Ama, Andi dkk.

“Niscaya, Perjalanan Diri & Spiritual Tak Pernah Putus,” Jakarta: Yifos Indonesia, 2024, p.96

K —

Jp

113.

Ahmad Nurcholis

“Gerakan Pendidikan Perdamaian Berbasis Keagamaan Pasca Orde Baru: Studi Historis Kontribusi ICRP Dalam Membangun Perdamaian di Indonesia.” Fakultas Islam Nusantara Universutas Nadhalatul Ulama Indonesia, Jakarta, 2025. P.70.

K–

jp

114.

Puji Sulani

“Ketika Kejawen Bertemu Buddha: Transformasi Sosial Wong Banyumasan dalam Dinamika Orde Baru,” Yogyakara: DeePublish, 2025. P.358.

K–

Jp

115.

Akademi Jakarta

“Akademi Jakarta 2021-2025,” Jakarta: Akademi Jakarta, 2025, p. 486. 

K-

jp

116.

Dr Yan van Paassen Msc.

“Beberapa Masalah Hiudp Beragama Dewasa Ini,” Jakarta: Penerbit Obor, 1996, p.92

K4

jp

117.

Dr Mudji Sutrisno SJ.

“Agama Wajah Cerah dan Wajah Pecah.” Jakarta: Penerbit Obor, 1994, p 94.

K5

Jp

118.

Drs. Romdon MA

“Metodologi  Ilmu Perbandingan Agama: Suatu Pengantar Awal,” Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1996., p.152.

K8

Jp

119.

St Sunardi

“Keselamatan Kapitalisme Kekerasan: Kesaksian atas Paradoks-Paradoks,” Yogyakarta: LKIS< 1996, p.199.

K10

Jp

120.

Mangunhardjana

Isme-Isme dari A sampai Z.” Yogyakarta: Kanisius, 1977, p.244.

K13.

Jp

121.

Dr. A Sonny Keraf

“Hukum Kodrat dan Teori Hak Milik Pribadi,” Yogyakarta: kanisius,m 1997, p.112.

K7

Jp

122.

Daisaku Ikeda, trans., Burton Warson

“Buddha The First Millenium.” Tokyo: Kodansha International, 1977, p.172.

-(K13)

Ad

123.

Franz Magnis Suseno

“13 Tokoh Etika Sejak Zaman Yunani sampai abad ke-19.” Yogyakarta: Kanisius, 1977, p 214

(K10)

Ad

124.

YB Mangunwijaya

“Politik Hati Nurani,” Jakarta: Grafiaseri M, 1997, p.119

K10

Jp

125

Dr. P. Hardono Hadi

“Epistemologi Kenneth T Gallagher.” Yogyakarta, Kanisius, 1997.

K9

Jp

126.

Jo Priastana

“Filsafat Madhyamika Nagarjuna,” Yayasan Yadodhara Puteri, 2023, p.133

K-

Jp

127.

Jo Priastana

“Filsafat Pendidikan Buddhadharma Kontekstual,” Jakarta Yayasan Yasodhara Puteri, 2024, p. 119.

K-

Jp

128.

Jo Priastana

“Pendidikan Buddhadharma Kontekstual,” Jakarta, Yayasan Yasodhara Puteri, 2024,p.123.

K-

jp

129.

Jo Priastana

“Bodhidharama Terdidik dan Terpelajar.” Jakarta, Yayasan Yasodhara Puteri, 2025,p.93.

K-

Jp

130.

Jo Priastana

“Teror Kematian: dari Ada ke Tiada.” Jakarta, Yayasan Yasodhara Puteri, 2025,p.150.

K-

Jp

131.

Arya Karniawan

“Jalan Pembebasan (Vimuttimagga),” Jakarta: Yayasan Yasodhara Puteri, 2023. P. 240.

K-

Jp

132.

Arya Karniawan

“Menguak Mediokritas dalam Pendidikan Buddhis,” Jakarta, Yayasan Yasodhara Puteri, 2024, p.100.

K-

jp

133.

Majaputera Karniawan dan Tan Tjoe Liong

“Buku Saku Keluarga Buddhis: Meresolusi Konflik Suami-Istri,” Jakarta: Yayasan Yasodhara Puteri, 2023, p. 100.

K-

Jp

134.

Majaputera Karniawan

“123 Quotes Karyawan Asam Garamnya  Dunia Kerja,” Jakarta: Yayasan Yasodhara Puteri, 2024, p.123.

K-

jp

135.

Buddhadasa Bhikkhu

“Idappaccayata: Prinsip Sifat Dasar Buddhis.” Jakarta: Dian Dharma, tt.p.51.

K-

jp

136.

Buddhadasa Bhikkhu

“Batin Sunya.” Jakarta: Dian Dharma, tt.p.67.

K-

jp

137.

Buddhadasa Bhikkhu

“Hidup Dalam Kekinian: Tanpa Masa Lalu, Tanpa Masa Dean.” Jakarta: Dian Dharma, tt.p.41.

K-

jp

138.

Buddhadasa Bhikkhu

“Mengenal Kelahiran.” Jakarta: Dian Dharma, tt.p.47.

K-

jp

139.

Bhiksu Nirmana Sasana

“Embun Sejuk”, Tangerang: Yayasan Medya Sastra, 2023, p. 156.

K-

jp

140.

Bhiksu Nirmana Sasana

“Embun Sejuk”, Bandung: Yayasan Avalokitesvara Vidya Sasana, 2025, p. 156.

 

jp0

141.

Ajahn Brahm

“Pertanyaan Seputar Bhikkhuni.”  Persaudaraan Bhikkhuni Theravada, 2553/2009, p.16

 

jp

142.

R  Surya Widya, tj

“Dhammapada” Jakarta: Yayasan Abdi Dhamma Indonesia, 2014, p. 171.

 

Jp

143.

Cunda

“Perjalanan Ke Tanah Suci,” Grup Pengembangan Pengetahuan, 2007, p. 271.

 

Jp

144.

Cunda Sugiarta Supandi

“Paritta Pali” p.369

K-

Jp

145.

Cunda Jugiarta Supandi

“Samskertabhasa: Pengantar Tata Bahasa Sansekerta.” P.279.

K-

Jp

146.

Cunda Jugiarta Supandi

“Prajaparamitahrdayam Sutram: Sutra Hati Kesempurnaan Kebijaksanaan.”  Bogor, tt. p. 143.

K-

Jp

147.

Cunda Juagiarta Supandi

“Dhammapada Pali.” Bogor: Vihara Dharmakaya, tt. p. 387.

 

jp

148.

Cunda J Supandi

“Abhidhammaatthasangaha: Ringkasan Intisari Abhidhamma (Buku Pertama).” Grup Pengembangan Pengetahuan, 2006. p. 617.

K-

jp

149.

Handaka Vijjananda

“1460 Buku Panduan Relief Naratif Mahastupa Borobudur.”  Jakarta: Ehipassiko Foundation, 2004, p. 703

K-

Jp

150.

Handaka  Vijjananda

“Tipitaka Sutta Pitaka Khuddaka Nikaya Kumpulan Pendek Therigatha Syair Theri.: Lembaga Tipitaka Indonesia, 2005. p.107.

K-

jp

151.

Ivan Taniputera

“Sains Modern dan Buddhisme.” Jakarta: Karaniya, 2003, p. 107.

 

Jp

152

Adi Susanto, Yanah Sucintani

“Duel Orangtua dan Ana: Perjalanan Ke dalam Diri.”Jakarta: Penerbit Gramedia Pustaka Utama, 2023. p.113.                                                                                        

K-

Jp

153.

Lanny Anggawati

“Perempuan-Perempuan Pejuang.” Klaten: Wisma Sambodhi, 2018, p.171

K-

jp

154.

Mettadewi Wong

“Pokok-Pokok Abhidhamma.” Jakarta: Yayasan dana Pendidikan Buddhis Nalanda, 2022, p. 181.

K-

Jp

155.

Pannasiri Goengdjan

“Life of Maha Mogallana.” Surabaya: Buddhist Magazine Pree, 1981. p. 129.

K-

jp

156.

–

“Semangat Lintas Sekte dalam Agama Buddha.” Jakarta: Dian Dharma, tt, p. 44.

K-

Jp

157.

Ananda WP Gurunge

“Agama Buddha Universal.” Jakata: Dian Dharma, tt, p. 17.

K-

Jp

158.

–

“Jawaban Atas Pertanyaan Tentang Ritual Buddhis.,” Jakarta: Dian Dharma, 2003, p. 54.

K–

Jp

159.

Dr. Ratna Surya Widya

“Kisah Hidup dan Pengabdian Bagi Umat Buddha.”Yogyakarta: PD Magabudhi,tt., p.29.

K-

jp

160.

–

“Di Zi Gui Budi Pekerti  Seorang Murid.” – tt, p.95.

 

Jp

161.

Beatrice Lane Suzuki

“Agama Buddha Mahayana,” Jakarta: Karaniya, 2009, p.170.

K–

Jp

162.

Thich Nhat Hanh

“Jalur Tua Awan Putih,” Buku Kedua,. Jakarta: Karaniya,2015, p.237.

K–

jp

163.

Thich Nhat Hanh

“Hidup Kala Insan Tercinta Tiada,” Jakarta: Karaniya, 2023, p. 170.

K–

Jp

164.

Thich Nhat Hanh

“Aksi Damai Hati Terbuka: Ajaran-Ajaran dari Sutra Teratai,” Jakarta: Karaniya, 2012, p.242.

K–

Jp

165.

Thich Nhat Hanh

“Masyarakat Madani: Transformasi Diri, Keluarga, dan Bangsa,” Jakarta: Karaniya, 2020, p. 153.

K–

Jp

166.

Thich Nhat Tu

“Batin Yang Bebas.” Jakarta: Dian Dharma, 2024, p. .

K–

Jp

167.

Buddhadasa Bhikkhu

“Dhama untuk Pembaruan Sosial.” Jakarta: Karaniya, 2025, p. 257.

K–

Jp

168.

Bhante S. Dhammika

“Pandangan dari Barat.” Jakarta: Karaniya, 2021, p.240.

K–

Jp

169.

Shravasti Dhammika

“Menyatu Bagai Susu & Air: Refleksi tentang Cinta,” Jakarta: Karanita, 2015. p.257.

K–

jp

170.

Eckhart Tolle

“Harmoni  Dengan Segala Kehidupan.” Jakarta: Karaniya, 2011. P. 148.

K–

Jp

171.

Jack Kornfield

“Gaung Menembus Zaman.” Jakarta: Karaniya, 2016, p.308.

K–

jp

172.

Jack Kornfield

“Membawa Dharma Pulang ke Rumah: Ajaran dari Master-Master Modern.” Jakarta: Karaniya, 2021, p.229

K–

Jp

173.

Dr Brial L. Weiss dan Amy E. Weiss

“Keajaiban: Trasformasi Kekuatan Penyembuhan dari Ingatan Masa Lalu.” Jakarta: Karaniya, 2013. P.415.

K–

Jp

174.

Jason Siff

“Meditasi Sejati: Unlearning Meditasi.” Jakarta: Karanita, 2024. P. 270.

K–

Jp

175.

Ezra Bayda

“Being Zen/Maujud Zen: Mengaplikasikan Meditasi dalam Kehiduan.” Jakarta: Karaniya, 2013. P.181.

K–

Jp

176.

Norman Fischer

“Latihan Belas Kasih: Petunjuk Zen dalam Praktik Lojong.” Jakarta:  Karaniya, 2017. P.242.

K-

jp

177

Stephen Levine

“Lantunan Welas Asih Akhir: Belajar dari Salah Satu Perwujudan Kuan Yin.” Jakarta: Karaniya, 2017, p.272.

K–

jp

178.

Andrew Matthews

“Happiness Now.” Jakarta: Ufuk Press, 115.

K-.

jp

179.

Sameet M. Kumar

“Jalur Kesadaran Penuh Melampaui Kecemasan dan Ruminasi:  Melepaskan Pemikiran Gelisah dan Depresif.” Jakarta: Karaniya, 2023. p.271.

K-

jp

180.

Acarya Sheng-yen

“Pedang Kebijaksanaan.” Jakarta: Karaniya, 2022. p.263.

K-

jp

181.

Yongey Mingyur Rinpoche

“Kebijaksanaan yang Membahagiakan.” Jakarta: Karaniya, 2010. P.361.

K-

jp

182.

Jamgon Kongtrul Lodro Thaye I

“Suluh Makna Definitif.” Jakarta: Tigris Publication, 2022. P.193.

K-

jp

183.

Arya Nagarjuna (Tony Mustika)

“Arya Nagarjuna: Bait-Bait Fondasi Jalan Tengah.” Jakarta: Cermin Hening, p.192.

K-

jp

184.

Karma Saten

“Sloka Tatanan Delapan Kesadaran.” Jakarta: Tigris Publicatin, 2021. P.127.

 

jp

185.

Tenzin Gyatso danThubten Chodron

“Agama Buddha: Satu Guru Beragam Tradisi.” Jakarta: Karaniya, 2017. P.448.

K–

jp

186.

Rohan Gunatilake

“Modern Mindfullness: sadar penuh masa kini.” Jakarta: Karaniya, 2024. p.310.

K–

jp

187.

Ajahn Sumedho

“Suara Keheningan.” Jakarta: Karaniya, 2018. p.222.

K-

jp

188.

Ajahn Sumedho

“Suara Kehenngan.” Jakarta: Karaniya, 2020. p. 251.

L-

jp

189.

Suchitra Onkom

“Menciptakan Kedamaian Dunia yang Berkelanjutan.” Jakarta: Karaniya, 2009. p. 203.

K-

jp

190.

V. Vajiramedhi

“The Miracle of Suffering: Seni Mengubah Penderitaan Menjadi Kebahagiaan.” Jakarta: Karanita, 2010. p. 219.

K-

jp

191.

.Jeng Meng-Tat Chua

“Kiprah Para Mahabhiksu: Agama Buddha  dan Modernitas di Asia Tenggara Maritinm.” Jakarta: Karaniya, 2022. p. 358.

K-

jp

192.

Ven. Weagoda Sarada Maha Thero

“Buddha Nan Agung.” Jakarta: Yayasan Dhammavihari, 2020. p. 290.

K-

jp

193.

Danai Chanchaochai

“White Ocean Strategy.” Jakarta: Karaniya, 2013, p. 288.

K-

jp

194.

Hudaya Kandahjaya

“Borobudur: Biara Himpunan Kebajikan Sugata.” Jakarta: Karaniya, 2021, p. 400.

K-

jp

195.

Hudaya Kandahjaya

“Borobudur: Biara Himpunan Kebajikan Sugata.” Jakarta: Karaniya, 2024. p. 192.

K-

jp

196.

Krishnanda Wijaya-Mukti

“Wacana Buddha-Dharma.” Jakarta: Karaniya, 2020, p. 643.

K-

jp

197.

Ir. Edij Juangari, M.Sc.

“Menabur Benih Dharma Di Nusantara.” Jakarta: Yaysan Karaniya, 2023, p. 247

K-

jp

198.

Chatsumarn Kabilsingh, Ph.D

“Women in Buddhism,.” Palembang: Yayasan Seriling Dharmakirti, 2010, p. 107.

K-

jp

199.

Hudaya Kandahjaya

“Kitab Suci San Hyan Kamahayanikan: teks dan terjemahan.” Jakarta: Dian Dharuma, 2020. P. 135.

K-

jp

200.

Hudaya Kandahjaya

“Filsafat Buddha: Sebuah Analisis Historis.” Jakarta, Erlangga, 1985, p. 147.

K-

jp

 

Info Edisi No. 3/201-300/26A

“Membaca adalah Kunci yang

Membuka Pintu-Pintu Kehidupan”

(Oprah Winfrey, Lahir 1954. Aktris, Pembawa Acara Amerika)

 

Apakah ada Pendidikan tanpa Literasi? Pendidikan dan literasi adalah fondasi krusial bagi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), di mana literasi dasar seperti membaca, menulis, numerasi, diital, sains, finansial, budaya, merupakan kunci utama memahami materi pembelajaran dan aplikasi kehidupan. Literasi berperan besar dalam dunia pendidikan terutama dalam membentuk karakter siswa yang kritis, kreatif, dan berakhlah mulia, bermoral bagus melalui kebiasaan membaca, didukung peran aktif sekolah, orang tua dan lingkungan serta penggiat literasi. Banyak hal-hal penting mengenai hubungan pendidikan literasi. Ada disebutkan enam literasi dasar yang mencakup berbagai kemampuan yang dibutuhkan oleh para siswa atau anak-anak yang sedang bertumbuh. Kemampuan literasi secara luas bukan hanya menyangkut baca tulis, melainkan juga mencakup literasi lainnya, seperti literasi numerasi, sains, finansial, digital, serta budaya dan kerwargaan.

 

Pembudayaan Literasi

Dalam pendidikan peran literasi begitu besar dan sangat besar sekali. Literasi dasar yang kuat akan memudahkan siswa memahami materi pelajaran, sedangkan rendahnya literasi menjadi penyebab utama rendahnya mutu pendidikan. Sangat jelas peran signifikan literasi dalam mebumbuhkan pendidikan yang bermutu. Literasi harus diimplemantasikan dalam pembelajaran siswa. Di sekolah implementasi literasi pantas menjadi pembudayaan, dilakukan secara habitual seperti melalui wajib membaca 15 menit sebelum pelajaran, dan bila perlu memasukkan kurikulum literasi dalam pendidikan disekolah.

Sekolah wajib mengadakan pojok baca atau perpustakaan yang terbuka dan nyaman untuk membaca, sehingga anak kreatif yang tak betah di kelas mendengar pelajaran Guru dapat berendam di perpustakaan membaca buku-buku yang manarik perhatiannya. Banyak anak-anak cerdas yang tumbuh dari perpustakaan alih-alih mengikuti pembelajaran di kelas yang dirasa membosankan. Di era modern kemampuan mengakses informasi secara cerdas (digital) dan pola pikir STEM yakni Science, Technology, Engineering, Mathematics sangat penting untuk mencetak generasi yang siap bersaing secara global yang sarat dengan perkembangan iptek. Karenanya literasi juga mencakup literasi digital & STEM, dimana sekolah dengan perpustakaannya harus membangun ketersediaan sarana literasi digital, yang memungkinkan percepatan penguatan literasi dan penguasaan media pembelajaran digital. Tampaknya Kemendiknas telah menyoroti pentingnya literasi dan kemampuan STEM sebagai literasi abad ke 21.

Sangat menarik tentang perpustakaan dimana buku-buku juga mudah diakses. Membaca buku telah menjadi kebiasaan orang-orang cerdas di masa lalu dan patut  tidak ditinggalkan.  Disamping ada kenikmatan tersendiri, membaca buku tampaknya tidak sekedar mengakses informasi namun  menghantar pembaca masuk ke dalam dunia batinnya, berimajinasi, merenung, refleksi sehingga menumbuhkan kreasi-kreasi baru. Membaca jangan karena seperti mengakses informasi yang kerap terjadi dalam literasi digital. Membaca buku adalah memasuki dunia batin yang mencerdaskan dan mencerahkan. Karenanya sangat penting juga untuk penyediaan sudut baca dan buku bacaan gratis di tempat umum, seperti di stasiun kereta api, untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Pengembangan literasi yang konsisten akan menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif dan menghasilkan generasi literat sepanjang hayat. Melalui gerakan literasi akan mempercepat kemajuan anak-anak didik, generasi muda, masyarakat pada umumnya, menciptakan  ekosistem pendidikan yang kondusif dan menghasilkan generasi yang literat sepanjang hayat.  (JP) ***

Info Buku Edisi No. 3/201-300/26A

201-300

Pengarang

Judul dan Penerbit

 

Ket.

201.

Dr.Paul Suparno

“Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan.” Yogyakarta, Kanisius, 1997.

K5

JP

202.

Frans Magnis Suseno

“Etika Politik.” Jakarta: Gramedia, 1994.p.321.

K13.

JP

203.

A Joko Wicoyo

“Filsafat Bahasa Biasa dan Tasawuf.” Yogyakarta: Liberty, 1997.

K3

Jp

204.

Dr Zakiah Daradjat, dkk.

“Perbandingan Agama 2.” Jakarta: Bumi Aksara, 1996.

K8

Jp

205.

Oemar Hamalik

“Studi Umum Pengetahuan Sosial.” Bandung: Medan Maju, 1992.

K7

Jp

206.

Siti Madroh

“Wacana Keagamaan dan Politik Nurcholish Madjid,” Jakarta: Raja Grafindo, 1999. P.255

–

Jp

207.

Adi Suryadi Culla

“Masyarakat Madani.” Jakarta: Rajagrafindo, 1999. p.240.

–

Jp

208.

Jalaluddin Rahmat

“Rekayasa Sosial, Reformasi atau Revolusi.” Bandung: Rosda, 1999, p.215

K18.

Jp

209.

Dr Hardono Hadi

“Jati Diri Manusia Berdasar Filsafat Organisme Whitehead.” Yogyakarta, Kanisius, 1996. p. 217.

K16

Jp

210

Helen Varley, Peter Connoly, Stefania Travagnim

“An Illustrated Guide To Buddhism: An Introduction to The Buddhist Faith and Its Practiced Worldwide With Over 300 Artworks and Photographs,” Southwarer, Annes Publishing, 2011. P-160.

K-

jp

211.

Prof. Lee Manh That and Ven.Dr. Thich Nhat Tu

“Engaged Buddhism and Development,” Workshop 3. Hanoi: Cultural and Information Press, 2008. P. 199.

K-

jp

212.

STAB Sriwijaya

“Jurnal Pelita Dharma: Vol.3.No.2. Edisi Desember 2017.”

Tangerang Banten, 2017.p.81

K

jp

213.

Elvin Saputra

“Kamus Lengkap 99 Miliar: Inggris-Indonesia, Indonesia-Inggris.,” Tangerang: Scientific Press, 2009, p.672.

K48

jp

214.

Tim Penyusun

“Materi Kuliah Sejarah Perkembangan Agama Buddha.” Jakarta: Dewi  Kayana Abadi, 2002, p.342.

K-

jp

215.

Tim Dosen Filsafat Ilmu Fakultas Filsafat UGM

“Filsafat Ilmu.” Yogyakarta: Liberty, 1996, p.164.

K-

jp

216.

FJ Monks-AMP Knoers, Siti Rahayu Haditomo

“Psikologi Perkembangan: Pengantar dalam Berbagai Bagiannya,” Yogyakarta: Gajaj Mada University Press, 2006.p.423.

K55.

Jp

217.

Kementerian Agama R1-

“Moderasi Beragama,” Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, 2013. P. 165

K-

jp

218

Kementerian Agama RI

“Peta Jalan (Roadmap) Penguatan Moderasi Beragama Tahun 2020-2024.” Jakarta: Kemenerian Agama RI, 2023, p.84.

K-

jp

219.

Rastra Yasland

“Upaya-Upaya Pengubahan SOGIE: Sebuah Hasil Penelitian,” Yifos Indonesia, 2023, p.50

K-

jp

220.

–

“Patung dan Akivisme Dolorosa Sinaga dan Budi Santoso,.” Galeri Nasional, 2024,

K-

jp

221.

Seyyed Hossein Nasr

“Tasawuf: Dulu dan Sekarang.” Yogyakarya: IRCiSoD, 2020. P.357.

K75

jp

222

Gede Prama

“Setenang Pepohonan, Selembut Rerumputan: Menyembuhkan, Mendamaikan Diri dari Dalam,” Jakarta: Karaniya, 2011, p.256.

 

jp

223.

Gede Prama

“Cahaya Kedamaian: dari Kesembuhan hingga Kedamaian,” Jakarta: Karaniya, 2014, p.173.

 

jp

224.

Thich Nhat Hanh

“Rumah Sejatimu,” Jakarta: Karaniya, 2012, -.376.

 

jp

225.

Thich Nhat Hanh

“Gapai Damai: Meditasi dalam Aktivitas Sehari-hari,” Jakarta: Karaniya, 2021, p.190.

 

jp

226.

Pema Chodron

“Tiada Waktu yang Boleh Tersia-siakan: Pedoman Menuju Jalan Praktik Bodhisattwa,” Jakarta: Karaniya, 2011, p.459.

 

jp

227.

Thubten Chodron

“37 Praktik Bodhisatwa,” Jakarta: Karaniya, 2011, 356.

 

jp

228.

Thubten Chodron

“don’t Believe everything you think: Hidup dengan kebijaksanaan dan welas asih,” Jakarta: Karaniya, 2013, p. 353.

 

jp

229.

Sister Chan Khong

“Menghayati Cinta Sejati,” Jakarta: Karaniya, 2015, p. 479.

 

jp

230.

Ven. Shravasti Dhammika

“Tuturan Bijak Buddha: Buddha Wacana – Renungan 365 Hari,” Jakarta: Karaniya, 2015, p.375.

 

jp

231.

Bhante S. Dhammika

“Pandangan dari Barat: Agama Buddha di Mata Seorang Biksu Australia,” Jakarta: Karaniya, 2021, p.242.

 

jp

232.

S. Dhammika

“Panduan Berziarah ke Borobudur,” Jakarta: Karaniya, 2016, p.128.

 

jp

233.

Ajahn Sumedho

“Suara Keheningan,” Buku Pertama, Jakarta: Karaniya, 2018, p.221.

 

jp

234.

Acharya Buddharakkhita

“Batin Mengatasi Nodanya; Suatu Pembelajaran Mendalam mengenai Kotoran Batin dalam Sudut Pandang Buddhis,” Jakarta: Karaniya, 2013, p.285.

 

jp

235.

Sudassa Onkom

“Pemandangan Kehidupan: Masa Lalu dan Masa Depan di Mata Guru Meditasi,” Jakarta: Karaniya, 2014, p.349.

 

jp

236.

Suchitra Onkom

“Menciptakan Kedamaian Dunia yang Berkelanjutan,” Jakarta: Karaniya, 2009, p.203.

 

jp

237.

W. Vajiramedhi

“Merawat Cinta: Semua Orang Butuh Cinta, Sedikit yang Belajar Mencintai Secara Tepat,” Jakarta: Karaniya, 2020, p.218.

 

jp

238.

Master Chan Chi Chern

“The Map To Nowherw:  Peta Menuju Saat Ini.” Jakarta: Karaiya, 2019, p. 179.

 

jp

239.

Jetsunma Tenzin Palmo

“Into the Heart of Life: Memperindah Kehidupan,” Jakarta: Karaniya, 2015, p.315.

 

jp

240.

Danai Chanchaochai

“White Heart Hati Putih, “ Jakarta: Karaniya, 2014, p.149.

 

jp

241.

Supawan P. Panawong Green

“Panduan Diet Morakl,” Jakarta: Karaniya, 2009, p.197.

 

jp

242.

Norman Fischer

“Latihan Belas Kasih: Petunjuk Zen dalam Praktik Lojong,” Jakarta: Karaniya, 2017, p.241.

 

jp

243.

David Michie

“Menemukan Kebahahiaan di Dunia yang Tak Pasti: Agama Buddha untuk Orang Sibuk.” Jakarta: Karaniya, 2011, p.302.

 

jp

244.

John Daido Loori

“Sarang Macan: Praktik Nyata Zen dalam Wujud Pertarungan Dharma (Percakapan Dharma), Jakarta: Karaniya, 2012, 523.

 

jp

245.

Sthepen Levine

“Lantunan Welas Asih Tanpa Akhir: Belajar dari Salah Satu Perwujudan Kuan Yin,” Jakarta: Karaniya, 2017, p.272.

 

jp

246.

Dr. Brian L. Weiss dan Amy E. Weiss

“Keajaiban: Transformasi Kekuatan Penyembuhan dari Ingatan Masa Lalu,” Jakarta, Karaniya, 2013, p.415.

 

jp

247

Yasraf Amir Piliang

“Semiotika  dan Hipersemiotika: Kode, gaya & matinya makna,” Bandung: Matahari, 2012, p.429.

K89

jp

248

Edi Muljono

“Belajar Hermeneutika: Konfigurasi Filosofis menuju Praksis Ilamic Studies,” Yogyakarta: IRCiSoD, 2012, p. 307.

K36

jp

249

Benny H. Hoed

“Semiotik & Dinamika Sosial Budaya,”  Depok: Komunitas Bambu, 2011, p.317.

K70

jp

250

Soetriono MP dan Rita Hanafie

“Filsafat Ilmu dan Metodologi Penelitian,” Yogyakarta: Andi, 2007. p. 220

K37

jp

251

Jared Diamond

“Guns, Germs & Steel: Rangkuman Riwayat Masyarakat Manusia,” Jakaparta: Kepustakaan Populer Gramedia, 2018, p.638.

K110

It

252

Wiliam Dalrymple

“The Golden Road:  Sejarah Yang Terlupakan Bagaimana Peradaban India Kuno Menyebar dan Memengaruhi Dunia,” Ciputat: PT Pustaka Alvabet, 2025: p.527.

K169

Jp

253

John Green

“The Anthropocene Reviewed: Refleksi  Manusia di  Ruang, Waktu dan Lorong-Lorong Sejarah, Merenung, Mencipta, Merasa. ”  Bandung:  Mizan, 2022, p.356.

K99

JP

254

Thomas Hidya Tjaya

“Fenomenologi: Sebagai Sains Pengalaman,” Jakarta:  KPG, 2025, p.198.

K85

JP

255

Ariyanto & Sugeng, Ed.

“Diskursus Buddhisme Di Era Posmodernisme:  Spiritualitas Agama di Tengah Gempuran Komodifikasi Kapitalisme-Materialisme Cinta; Eling Lan Waspada di Tengah Laju Dunia- Bangkit dari Kematian Pakar & Pengetahuan,” Jakarta: Yayasan Yasodhara Putrti, 2026, p.213.

–

MK

256

Jo Priastana

“Buddhadaharma Kontekstual: Kumpulan Naskah di Media Buddhis dan Koran Umum,”  Jakarta: Yasodhara Puteri, 2000, 258. Hal.

 

jp

257

Jo Priastana

“Buddhadharma Media Waisak Kintekstual: Kumpulan Artikel Waisak di berbagai Media Nasional,” Jakarta: Yayasan Yasodhara Puteri, 2022, p.133.

 

jp

258

Jo Priastana

“Buddhadharma Seminar 1: Kumpulan Makalah Seminar Nasional,” Yayasan Yasodhara Puteri,  2021, p.209.

 

jp

259

Jo Priastana

“Buddhadharma Seminar 1: Kumpulan Makalah Seminar Nasional,” Yayasan Yasodhara Puteri,  2021, p.251.

 

jp

260

Jo Priastana

“Buddhadharma Seminar 3: Kumpulan Makalah Seminar Internasional,” Yayasan Yasodhara Puteri,  2022, p.153.

 

jp

261

OngHokHam

“Riwayat Tionghoa Peranakan di Jawa,” JJ Rizal, editor, Depok: Kobam, 2017, p. 177

–

jp

262

Tan Xiao Chun

“I Ching: Sumber Kebijakan dalam Kehidupan,” Jakarta: 1994, PT Elex Media Komputindo, p.207.

 

jp

263

Thomas Tsu-wee Tan

“Your Chinese Roots,” Selangor: Timer Books International, 1986, p.261

 

jp

264

Marguerite Yourcenas

“Cerita-Cerita Timur,” Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1999, p. 133.

 

jp

265

Ir. Indra Widjaja

“Falasafah Perang Sun Tzu,” Jakarta: Pustaka Jaya, 1983, p.205.

 

jp

266

Li Nianpei

“Old Tales of China,” Singapore: Gramah Brash, 1983, p.205.

 

jp

267

Jusuf Sutanto

“Tai Chi: The Grat Harmonyi, Jakarta: Kompas, 2010, p.184.

 

jp

268

Marcus AS

“Hari-Hari Raya Tionghoa,” Jakarta: Marwin, 2002, p. 242.

 

jp

269

Yi Mun-yol * Lee Hee Jae

“Samkok: Berkumpulnya Para Ksatria,” (2). Jakarta: PT Bhuna Ilmu Populer, 2002, p.160.

 

jp

270

Hong Seonggun, Kim Gijeong

“Petulangan Ke Barat,” (1). Jakarta: BIP< 2007, p.160.

 

jp

271

Thung Lie Goan

“Rangkaian Tjerita-Tjerita Pendek Tionghoa yang Sangat Digemari,”Djakarta: 1958, p.92

 

jp

272

Kwe Tek Hoaij

“Machloek-Machloel Soetji Jang Menerintah Doenia,” Tjitjoerog; Mustika, 1938, p.102.

 

jp

273

Kwee Tek Hoay

“Nan Hoa Ching,” Djilid 2, Surakarta: Swastika, 1950, p.100.

 

jp

274

Lu Xun

“Catatan Harian Seorang Gila,” Jakarta: Yayasan Obor Indonesa, 1989, p.162.

 

jp

275

Tsai Chih Chung

“The Saying of Zhuang Zi,” Jakarta: PT Gunung Gramedia, 1993, p.125.

 

jp

276

Dewi Sakti

“Riwayat Dewa-Dewi  (Sin Beng) Guru Agung dan Bodhisattva Sam Kau/Tri Dharma, “ Pekan Baru, Yayasan Dewi Sakti, 2023, p.152.

 

jp

277

Liem Kie Ong

“Percakapan Bahasa Cina-Conversational Chinese,” Jliid 3, Bandung: Yayasan Pendidikan Nasional Bina Budaya, 1975, p.185.

 

jp

278

Liem Kie Ong

“Percakapan Bahasa Cina-Conversational Chinese,” Jliid 5, Bandung: Yayasan Pendidikan Nasional Bina Budaya, 1975, p.185.

 

jp

279

Samuel Chow

“Mengungkapkan Fakta Yang Benar Mengenai  Budaya, Sejarah dan Filsafat Tiongkok,” Jakrta: Chinese Cukture and Heritage, tt. p.144.

 

jp

280

Pdt Markus & Suryanto

“Tradisi Tiongho & Iman Kristen,” Jakarta, 1985, p.84.

 

jp

281

Pdt Markus & Suryanto

“Tahun Baru Imlek & Iman Kristen,” Jakrta, 1985, p. 65.

 

jp

282

Pdt Markus & Suryanto

“Mengenal  Adat Istiadat Tionghoa,” Jakrta, 1996, p.98.

 

jp

283

Pdt Markus & Suryanto

“Tentang Tradisi Tionghoa dan Iman Kristen,” Jakrta, 1995, p.186.

 

jp

284

Pdt Markus & Suryanto

“Feng Shui/Hong Sui dan Orang Kristen,” Jakrta, 1996, p.95.

 

jp

285

Pdt Markus & Suryanto

“Imlek dan Alkitab,” Betlehen, 2005, p.331.

 

jp

286

Myra Sidharta

“100 Tahun Kwee Tek Hoay,” Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 1989, p.141.

 

jp

287

Sugiarto

“Menyingkap Tabir Shaolin,” Jakarta: PT Elex Media Komputindi, 2003, p.141.

 

jp

288

Luo Guan Zhong

“Kisah Tiga Kerajaan/Samkok,” Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, 2009, p.155. (Jilid 4)

 

jp

289

Luo Guan Zhong

“Kisah Tiga Kerajaan/Samkok,” Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, 2009, p.155. (Jilid 5)

 

jp

290

Luo Guan Zhong

“Kisah Tiga Kerajaan/Samkok,” Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, 2009, p.155. (Jilid 6)

 

jp

292

Luo Guan Zhong

“Kisah Tiga Kerajaan/Samkok,” Jakarta: Kepustkaan Populer Gramedia, 2009, p.155. (Jilid 9)

 

jp

292

Luo Guan Zhong

“Kisah Tiga Kerajaan/Samkok,” Jakarta: Kepusaatkaan Populer Gramedia, 2009, p.155. (Jilid 10)

 

jp

293

Shin Nai Fan

“Tepi Air-Shui Zhuan: Kisah 108 Pendekar: Kemunculan Iblis,”(Jlid 1 ,  Jakarta: Kepustakaaan Populer Gramedia, 2009. -.p161.

 

jp

294

Shin Nai Fan

“Tepi Air-Shui Zhuan: Kisah 108 Pendekar:  Perjuangan Besar,”(Jilid 4) ,  Jakarta: Kepustkaaan Populer Gramedia, 2009. -.p145.

 

jp

295

Shin Nai Fan

“Tepi Air-Shui Zhuan: Kisah 108 Pendekar:  Melawan Pasukan Kekaisaran,”(Jlid 5) ,  Jakarta: Kepustakaaan Populer Gramedia, 2009. -.p.147..

 

jp

296

Shin Nai Fan

“Tepi Air-Shui Zhuan: Kisah 108 Pendekar: Majelis Agung,”(Jlid 6) ,  Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, 2009. -.p.149.

 

jp

297

Shi Nai-An

“Batas Air,” (Jilid 1), Jakarta, Grafiti Pers, 1986, p.271.

 

jp

298

Shi Nai-An

“Batas Air,” (Jilid 2), Jakarta, Grafiti Pers, 1986, p.519.

 

jp

299

Shi Nai-An

“Batas Air,” (Jilid 3), Jakarta, Grafiti Pers, 1986, p.771.

 

jp

300

Shi Nai-An

“Batas Air,” (Jilid 4), Jakarta, Grafiti Pers, 1986, p.961.

 

jp

 

Info Edisi No. 4/301-400/26B.

The Legacy of Book’s Olderman (4)       

MEMBACA BUKU MEMBUKA JENDELA DUNIA

Oleh Jo Priastana

 

“Setiap buku adalah dunia baru yang bisa kita masuki

tanpa harus meninggalkan tempat kita duduk.”

(Dee Lestari, Penulis)

 

                Kutipan Dee atau Dewi Lestari, sang novelis penuh bakat  ini menggambarkan betapa buku mampu membawa kita ke tempat-tempat yang tak terjangkau oleh fisik kita. Tanpa harus pergi ke luar, kita bisa mengunjungi berbagai karakter yang menginspirasi. Semua itu hanya dengan membuka sebuah buku. Namun, di era digital, apakah kita masih menemukan keajaiban itu?  Apakah media sosial membawa kamu ke dunia yang benar-benar baru? Apa perasaanmu ketika tenggelam dalam sebuah buku hingga merasa seperti berada di dalamnya? Membaca buku membuka jendela tenggelam menyelusuri pandangan dan dunia meski hanya dalam keadaan duduk di taman bacaan atau di kebun  perpustakaan.

                 Sebuah buku menjadi “jendela dunia” yang paling mengesankan meski teknologi semakin berkembang. Sebuah buku membuka jendela pengetahuan yang  berisikan pandangan yang jauh mendahului zamannya. Lewat sebuah jendela kita belajar melihat, bahwa dunia lebih luas daripada meja kerja, lebih dalam daripada angka, lebih berharga daripada hanya sekedar berguna. Buku adalah halaman-halaman tak berhingga,  cara kita memandang dunia. Sayang kalau jendela itu dibuang karena mungkin kini dianggap sudah tidak praktis di tengah dunia kehidupan masa kini yang serba praktis dan berorientasi pada hasil.

Membaca buku  itu sederhana hanya duduk dan berdiam di tempat meski bisa dibaca sambil jalan ketika duduk di kendaraaan. Membaca buku memberikan penerawangan luas sepanjang jalan sepanjang kata-kata terus dibaca. Membaca buku mengangkat derajat manusia menjadi bermartabat dan beradab. Membaca buku memberikan  argumen filosofis dan moral untuk masyarakat yang  lebih adil dan egaliter dan  berkecenderungan untuk lebih berfokus pada  pemikiran konseptual, pemikiran yang lebih mendalam dan melahirkan konsekuensi serius bagi kemajuan sosial. Membaca buku membuka jendela pandangan seluas dan sedalam mungkin, menyelami lika-liku permasalahan dan kelok jawaban beragam yang terus menantang.

                Di era media sosial dan aktivisme daring, kita misalnya  bisa melihat penderitaan divisualisasikan secara instan dan masif, dan memicu gelombang simpati dan donasi. Namun, seberapa sering gelombang simpati ini diterjemahkan menjadi pemahaman mendalam tentang kebijaksanan ekonomi, struktur sosial politik, atau teori sosial yang dapat mernciptakan perubahan jangka panjang. Membuka sebuah buku lebih dari sekedar terlibat dalam kemudahan rasa puas dalam “like” atau “share.’’ Buku menawarkan keterlibatan diskusi substansial, melalui konsep dan pemikiran serius dan membuka jendela solusi jangka panjang. (JP).

Salam Literasi

 “To Continue to be Alive and Meaningful.”

Perpustakaan Jo Priastana (081808704322),

d/a. Saung Prastana, Jl. Raya Cilaku, Kp. Cibogo No.2 Rt.004/004, Pangurungan, Ds. Cilaku,. Kec. Tenjo, Bogor Barat, Jawa Barat 16370.

 

Info Edisi No. 4/301-400/26B.

No.

Pengarang

Judul

Ket.

 

301

Leo Suryadinata

“Kebudayaan Minoritas Tionghoa di Indonesia,” Jakarta: PT Gramedia,1988, p.159.

K5

jp

302

HG Creel

“Alam Pikiran Cina,” Yogya: Tiara Wacana, 1989, p.307

 

jp

303

Intisari/Prof Gomdomomo

‘’Pelangi Indonesia,’ Jakarta: PT Intisari Indonesia. 2002. P.188

 

jp

304

Onghokham

Anti Cina, Kapitalisme Cina dan Gerakan Cina,” Depok: Komunitas Bambu, 2008, p.397.

K50

jp

305

Nio Joe Lan

‘’Peradaban Tionghoa Selayang Pamdang ,” Jakarta; Kepustakaan Populer Gramedia, 2013, p. 363. 

K60

jp

306

Siauw Tiong Djin

“Siauw Giok Tjhan,’ Jakarta: Hasta Mitra. 1999. P.451

 

jp

307

S. Gordon Redding

”Jiwa Kapitalisme Cina,’’ Jakarta: PT Disnatindo, 1994, p.249.

 

jp

308

Sumanto Al Qurtuby

“Arus Islam Jawa,” Jogyakarta: Inspel Ahimsakara Press, 2003,p. 311

 

jp

309

Sachiko Murata

“The Tao of Islam: Kitab Rujukan tentang Relasi Gender dalam Kosmologi dan Teologi Islam.” Bandung: Mizan, 1998, p. 461

 

jp

310

Halim

‘’Qin and Han Dynasti: Catatan Kisah Sejarah Dua Dinasti,” Jakarta; PT Gramedia Pustaka Utama, 2013. p.177.

 

jp

311

Toshiko Izutsu

“Taoisme: Konsep-konsep Filosofis Lao-Tzu dan Chuang-Tzu serta Perbandingannya dengan Sufisme Ibn Arabi.” Bandung; Mizan, 2015. P.296.  

K89

jp

312

Y. Rumanto, SJ, Ed.

“Secangkir The.’ Yoyakarta: Kanisius. 2007, p.211.

K35

jp

313

I Wibowo

“Harga yang Harus Dibayar. Sketsa Pergulatan Etnis Cina di Indonesia, ‘ Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2000, p. 265.

 

jp

314

Leo Suryadinata

“Tokoh Tionghoa & Identitas Indonesia: dari Tjoe Bou San sampai Yap Thiam Hien,” Depok:  Komunitas Bambu, 2010. P. 175.

K45

jp

315

Abdul Baqir Zein

“Etnis Cina dalam Potret Pembaruan di Indonesia,’’ Jakarta: Gema Insani, 2000, p. 173.

 

jp

316

Ve

“Seni & Mitos Seksualitas Cina Kuno,” Yogyakarta: QUILLS Book Publisher, 2007. P.232. 

K30

jp

317

Tsui Chih Chung

‘’Sun Tzu Strategi Militer Klasik Seni Berperang,’’ Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 1992, p.125   

 

jp

318

Samuel B. Griffith

“Seni Menipu ala Sun Tzu: The Art of War,” Yogyakarta, Tarawang, 2001, P.270.

 

jp

319

Stephen T. Chang

“The Great Tao,’’ California: Tao Publishing,   1985, p.463.

 

jp

320

Leman

“The Best of Chinese Life Philosophies,’’ Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2007, p. 177.

K28

Jp

321

Master Philip Cheong

“Tabu-Tabu Cina Kuno,” Jakarta: Karaniya Publisher. 2005, p.228   

 

jp

 

322

Ivan Hoffman

“Problema Cinta menurut Tao,” Jakarta: Abdi Tandur, 1995, p.83.

 

jp

323

Jusuf Sutanto

‘’Spiritual Wisdom,” Jakarta; hikmah, 2006, p. 203

 

jp

324

Mark D. Marfori

‘’Feng Shui: Menemukan Uang, Kesehatan dan Cinta,’’ Jakarta; Abdi Tandur, 1996, p.174.

 

jp

325

Benyamin Hoff

‘’The Te of Piget,” Yogyakarta; Penerbit Jendela, 2002, p. 263.

 

jp

326

Iwan Santosa

”Tionghoa Dalam Sejarah Kemiliteran: Sejak Nusantara Sampai Indonesia,’’ Jakarta; Penerbit Kompas, 2014, p.234.  

 

jp

327

Lie Er, (Lao Zi

Dao De Jing; Kitab Suci Utama Agama Tao.’’ Penerjemah oleh dr. i.d. Lika, Msc., Jakarta; PT Elex Media Komputindo, 2012, p.276.  

 

jp

328

Jusuf Sutanto

‘’Kearifan timur; dalam etos Kerja dan seni memimpin.’ Jakarta; penerbit kompas, 2007, p.292.

 

jp

329

Iwan Santosa

“Peranakan Tionghoa di Nusantara; Catatan Perjalanan dari Baratke Timur,’’ Jakarta; Penerbit   Kompas, 2012, P. 315.

 

jp

330.

Marcus A.S.  Dan Pax Benedanto

Kesusastraan Melayu Tionghoa dan Kebangsaan Indonesia JiliD 4; empat Karya Kwee Tek hoay,’ Jakarta; KPG, 2001. P.549.

 

jp

331

Intisari

“Sumbangan Budaya Tionghoa Buat Nusantara,’ Jakarta:  Majalah Intisari” Oktober 2002. P.204.

 

jp

332

Cl. Salmon – D Lombard

‘Klenteng-Klenteng dan Masyarakat Tionghoa di Indonesia.” Jakarta; yayasan Cipta loka caraka, 2003. P. 120.

 

jp

333

Gondomono

‘’Manusia dan Kebudayaan HAN,’’ Jakarta: PT Kompas Gramedia, 2013, p.395.

 

jp

334

Ivan Taniputera

‘’History of China,’ Yogyakarta; Ar-Ruzz Media, 2008, p.693.

 

jp

335

MP Sasanaputera Satyadharma

“Permata Tridharma.’’ Jo Pristana, Ed. Jakarta: Yayasan Yasodhara Puteri, 2004. P.366.

 

jp

336

Fu Chunjiang

‘’Origins of Chinese Food Culture: Asal Mula Budaya Makanan Cina,’’ Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2003, p.153.

 

jp

337

Dr TH Sumartana dkk.

‘’Pergulatan Mencari Jati Diri,” Yogyakarta: Interfidei, p. 243.

 

jp

338

Jusuf Sutanto

“The Dance of Change,’’ Jakarta: Penerbit Kompas, 2009. P.278.

 

jp

339

Pramoedya Ananta Toer

‘’Hoakiau di Indonesia,” Jakarta: Garba Budaya, 1998, p. 296.

 

jp

340

Kwa Tong Hay

‘’Dewa-Dewi Klenteng,” Bandung: Bina Manggala Widya, 2013, p. 517.

 

jp

341

Lo Kuan Chung

‘’SAMKOK 1” Jakarta; PT Bhuana Ilmu Popular, 2010., p. 675

 

JP

342

Lo Kuan Chung

‘’ SAMKOK 2’’ Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer, 2010., p.1178

 

 

343

Lo Kuan Chung

‘SAMKKOK 3’’ Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer, 2010., p.1692

 

jp

344

Lo Kuan Chung

‘SAMKOK 4’’ Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer, 2010., p.2433

 

jp

345

Maha Bhiksu DUTAVIRA 

‘’PENCERAHAN BATIN’’ Jakarta: Lembaga Penerbit Pustaka Suci Mahayana, 2009, p. 172.

 

jp

346

Shiao Shen Sien

‘’Dewi Kwan Im Sang Penolong,” Jakarta: Pustaka Benny, tt. p.213.

 

jp

347

——

“Empat Ajaran Liao-Fan,” 2001, p.141

 

jp

348

YA Tripitakacarya Maha Sramana Siksamana

“Ksitigarbha Bodhisattva,Purva Pranidhana Sutra’’ tt. p.78.

 

jp

349

DS Marga Singgih

“Pokok-Pokok Dasar Agama Buddha,” Jakarta: Penerbit Vihara Lalitavistara, 1993. p.74.

 

jp

350

Markus T. Suyanto 

‘’Hari-Hari Raya Tionghoa dan Firman Tuhan, ‘’ Jakarta, 1995, p.88

 

jp

351

Gan KH

‘’KITAB SUCI GIOK LEK,” p.124

 

jp

352

Kwee Tek Hoay 

“Peringatan 114 TAHUN KWEE TEK HOAY (1886-2000).  Jakarta; Bakti, 2002.p.103.

 

jp

353

Chau Ming

‘’Beberapa Aspek Tentang Agama Buddha Mahayana,’’ Jakarta: 1987. P.140.

 

jp

354

Chau Ming

‘’Buddhisme CHAN’AN/ZEN,’’ Jakarta: akademi Buddhis Nalanda, 1985, p.58. 

 

jp

355

Chau Ming

‘’Mengenal Beberapa Aspek Filsafat Konfusianisme Taoisme dan Buddhisme,’’ Akademi Buddhis Nalanda, Jakarta, 1986. p.83. 

 

jp

356

Vimala Devi

‘’Itivuttaka, Sebagaimana SabdaNya,’’ Medan: Institut Ilmu Agama Buddha Smaratungga Cabang Medan, ‘ 1994, p.99.

 

jp

357

Giriputra Soemarsono, Drs. Oka Diputhera

‘’Saddharma Pundarika atau Hukum Kesunyataan Bunga Teratai,” Jakarta, Depag Budddha, 1984. p.380. 

 

jp

358

Daisaku Ikeda

“Ceramah Bab Upaya Kausalya dan Bab Panjang Usia Sang Tathagata dari Saddharma Pundarika Sutra, Jilid 1,’’ Jakarta: Yayasan Buddhis Saddharma Pundarika Indonesia,’’ 2001. p.129. 

 

jp

359

–

“Ksitigarbha Bodhisattva.” Cerita Bergambar, tt. p.193.

 

jp

360

–

‘’SU SI,’’ Jakarta: BAKTI, 1995. p.477.

 

jp

361

Cetya Tathagata Jakarta

‘’Vajracchedika Prajnaparamita Sutra. Sutra Intan,” Jakarta, p100.

 

jp

362

Cunda Jugiarta Supandi

“Xin Jing’ , Bogor, 2018. p. 143

 

jp

363

Sio Shen Sien/Benny

“Hikayat Dewi Kwan Im.” Jakarta: Bina Pustaka, p.383

 

jp

364

Matakin

‘’ SU SI: Kitab Yang Empat, Kitab Suci Agama Khonghucu ’’ MATAKIN, 1970. p.823.

 

jp

365

Up. Aryaphala

‘’Sutra Suranggama.’’ Jakarta; yayasan Triyanavardhana Indonesia, “ 1999, p. 210. 

 

jp

366

Gan KH

‘’SAM PO”Semaran: penerbit Satya, 2005, p.63.

 

jp

367

Tim Perkumpulan Tridharma

“Sam Kauw Bio Barengkok,” Oktober. 2014. p.92.

 

jp

368

Ds. Marga Singgih

“Tridharma” Jakarta, 1983. P. 44.

 

 

369

Matakin

“Pembinaan Diri Seorang Susilawan Kerohanian Dasar Etika Konfusiani.” 1986, p. 64.

 

jp

370

Budiono Gondosiswato

“Poro Polo Mito Sin Ching,” Jakarta: Yayasan Dhammadasa, tt. p.66.

 

jp

371

–

“Buletin Tridharma,” Jan-Feb-Maret 2019, p.30.

 

jp

372

Setia Wijaya

“Chen Chau Ming: Setitik Bersama Sahabat dan Guru ’’ Oktober, 2020.

 

Jp

373

Lim Tji Kay

“Tao Tee Cing: Kitab Suci Taoisme,” Jakarta, Bakti, 1995, p. 252. 

 

jp

374

Haksu Tjhie Tjay Ing

“”Kitab Suci YAK KING: Kitab Wahyu Kejadian Semesta Alam Beserta Segala Perubahan dan Peristiwanya,” Matakin, Sala, 2535, p. 185. 

 

jp

375

Marga Singgih

‘’Tridharma Selayang Pandang.’’ Jakarta: Perkumpulan Tridharma,   2016., p.110.

 

jp

376

Lim Tji Kay

“Kitab Tao Te Ching.” Jakarta, Bakti, 2007. p.170.

 

jp

377

–

“Budi PEKERTI Di Zi Gui.’ tp. tt. p.95.

 

jp

378

–

“Budi Pekerti Seorang Murid,” tp, tt, p.110.

 

jp

379

Universitas Persada Indonesia

“Bahasa Cina Fungsional Praktis,” Jakarta, 1995. P.19.

 

jp

380.

Lingkar Budaya Indonesia

“Buku Acara Diskusi dan Pameran Jejak Langkah Kaum Peranakan Indonesia Silang Budaya Negri China dan Nusantara,” 2013, p.15

 

jp

381

Bakti

“Kitab Suci Dhamma-Rakkha,” Jakarta, Bakti, 2002.

 

jp

382

Ds Marga Singgih

“Tridharma Suatu Pengantar,” Tangerangf, 1993, p.49.

 

jp

383

Matakin

‘’Kuan Ti Dewa Keperwiraan.” 1990. p.57

 

jp

384

DS Marga Singgih

“Tridharma Selayang Pandang,’’ Jakarta, Bakti, 2006. p.46.

 

jp

385

Sasanaputera Satyadharma

“Himpunan Gita Tridharma,’ Jakarta: Yayasan Yasodhara Puteri, 1995. p.79.

 

jp

386

Maha Pandita Sasanaputera Satyadharma

“60 Th Pengabdian pada Tridharma,” Jakarta: Bakti-2003. p.36.

 

jp

387

Bakti

“Tridharma The Way Of Life dan Kwee Tek Hoay 1986-2010,” Jakarta, Bakti, 2019. p. 50. 

 

jp

388

Yasa Paramita Singgih

“Saatnya Yang Muda di Depan,” Jakarta, Yayasan Sutra Bakti, 2011. p. 67.

 

jp

389

Oeta Lesmana

“Mengenal Si Mian Fo,’’ Jakarta, Vihara Avalokitesvara Mangga Besar 58, 2007. p. 15,

 

jp

390

–

“Hukum Karma Roh Ayam, Siluman Babi Udang dan Bebek,” tp, tt, p. 45.

 

jp

391

Bhikshu Andanavira & Mayor Laut R. Sugiarto

“Mengenal Para Dewa dam Penjaga Langit,” Jakarta: Sasana, 1992. p. 42.

 

jp

392

Lembaga Penerbit Pustaka Suci Mahayana.

“Vajracchedika Prajna Paramita Sutra (Sutra Intan).” Jakarta, Majelis Agama Buddha Mahayana Tanah Suci Indonesia, 2013. P. 166.

 

jp

393

 

‘’Namo Bodhisattva Ksitigarbha,” p. 254.

 

jp

394

Leini Lee, MA, Ph.D.

“Namo Amitabha Buddha,” Medan: Sukhavati Education Centre, p. 386

 

jp

395

Soekamto Andrew Nugroho

“Boen San Bio Sejak 1689,” Tangerang: Yayasan Vihara “Nimmala”, 2001, p. 65.

 

jp

396

 

“Buletin Tridharma” edisi Juli 2015, p. 32

 

jp

397

 

“Buletik Tridharma” edisi Agustus 2015, p. 32

 

jp

398

 

“Buletin Tridharma” edisi Nopember Desember  2015, p. 32

 

jp

399

 

“Buletin Tridharma” edisi Mei-Juni  2018, p. 32

 

jp

400

 

“Buletin Tridharma” edisi Juli Agustus September   2018, p. 32

 

jp

 

Info Edisi No. 5/401-500/26B

The Legacy of Book’s The Olderman (5)

Perpustakaan Sebagai Taman Bacaan

Merawat ingatan Menumbuhkan intelektualitas

 

‘’Perpustakaan menyimpan energy yang memicu imajinasi.

Perpustakaan membuka jendela ke dunia dan menginspirasikan kita

untuk mengeksplorasikan, mencapai dan berkontribusi

untuk meningkatkan kualitas hidup kita’’

(Sidney Sheldon, 1917-2007, Pengarang Amerika)

 

                Bagaimana memaknai perpustakaan? Adadakah dia seledar gudang buku yang bahkan jarang disentuh? Perpustakaan adalah serupa  Taman Bacaan. Dia  bukan hanya gudang menyimpan buku atau sekedar tempat membaca buku, tetapi juga ruang bertumbuh, tempat orang saling belajar, saling menularkan keberanian, pengetahuan dan keterampilan hidup.

                Di sudut-sudut rak buku yang terbuka,  terhampar kesempatan bagi siapa saja yang ingin membuka halaman-halaman baru untuk meningkatkan dirinya dan pengalaman dalam hidupnya. Di antara buku-buku di rak kayu, tersadar bahwa ini adalah sebuah perlawanan sunyi terhadap keterbelakangan pengetahuan. Ia menumbuhkan literasi merawat ingatan, merajut memori.

                Dari sini, siapa saja bisa memulai, entah untuk menjadi penulis, pembicara, pewarta profesional atau sekadar pembaca yang terus mendewasakan diri. Ruang baca  menjadi salah satu destinasi intelektual literasi yang asyik, meski dari halaman tampak biasa saja, tapi  sering menyimpan sesuatu yang luar biasa.

                 Dan luar biasa itu adalah kebersamaan orang-orang di dalamnya yang percaya bahwa satu buku bisa menyalakan ribuan cahaya, seperti perpustakaan di Saung Prastana. Tempat yang dilengkapi hutan kecil ini, meski sederhana, namun meneduhkan pikiran dengan rak-rak buku terbuka, tidak terkunci, diletakkan di beranda, siapa pun boleh membaca dan memilih dan bahkan memiliki bila buku ybs berlebih dari satu. (JP).

 

Salam Literasi

 “To Continue to be Alive and Meaningful.”

Perpustakaan Jo Priastana (081808704322),

d/a. Saung Prastana, Jl. Raya Cilaku, Kp. Cibogo No.2 Rt.004/004,

Pangurungan, Ds. Cilaku,. Kec. Tenjo, Bogor Barat, Jawa Barat 16370.

 

 

Info Edisi No. 5/401-500/26B

401

–

Buletin Tridharma” edisi Juli April Mei Juni   2019, p. 32

 

jp

402

Lasiyo

‘’Studi Tentang Agama Khonghucu Sebagai Bentuk Kebangkitan  Kehidupan Beragama di Antara Etnik Cina di Indonesia,” Yogyakarta, 1992, p.100.

fc

jp

403

Thich Nhat Hanh

“All in One One in All,’ Singapore: Kong Meng San Phor Kark See Monastery,  2001. p. 148.

 

jp

404

Tony Tedjo

“Mengenal Agama Hindu, Buddha, Khong Hu Cu,’’ Bandung: Agape, 2011. p. 140.

 

jp

405

 

“Kanjin No Honzon Sho,’’ Jakarta: Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosyu, 2005. p. 123.

 

jp

406

Dr. C.T. Shen

“Some Knowlwdge About Buddhism,” Malayasia: Young Buddhist Association, tt. p.15. 

 

jp

407

Pdt. Markus T Suryanto

“Kwa Mia/Nasib Menurut Alkitab,” Jakarta: Pelkrindo, 1996, p. 91.

 

jp

408

Lu Shen Yen

“Padmakumara (1)’’, tt. p. 198.

 

 

jp

409

Lu Shen Yen

“Padmakumara (3), tt. p.179.

 

jp

410

Drs Suwarto T.

“Buddha Dharma Mahayana,’’ Jakarta: majelis Agama Buddha Mahayana, 1995. p. 995.

 

jp

411

 

“Dharma Pitaka,’’ Jakarta: Sangha Mahayana Indonesia, Majelis Agama Buddha Mahayana, tt. p. 566

 

jp

412

Grand Master sheng-yen Lu

’Mengarang Samudera Hidup dan Mati,’’ 2006, p.67.

 

jp

413

Master Lu Shang Yen

‘’Pengalaman Gaib sebagai Konsultan Dunia Roh 3,”  Padmakumaran 2002, p.119.

 

jp

414

Master Lu Shang Yen

‘’Pengalaman Gaib sebagai Konsultan Dunia Roh 3,”  Padmakumaran 2002, p.119.

 

jp

415

Grand Master sheng-yen Lu

’Mengarang Samudera Hidup dan Mati,’’ 2006, p.198

 

jp

416

Sutradharma Tj. SudarmanMBA

“Tiga Guru Satu Ajaran Kehidupan dan Ajaran Kebenaran Siddharta Gautama, ConfusIus dan Lau Zi,” Jakarta: Yayasan Dhammadasa, 2000, 308.

 

jp

417

Lim Tji Kay

“Tao Tee Cing Kitab Suci Taoisme,’’ Jakarta: BAKTI, 1995. p. 252

 

is

418

Maria

“Di Zi Gui BUKU Pekerti Anak”. Pekan Baru, Yayasan Dewi Sakti, 2103, p. 90.

 

jp

419

Maria

“Syair-Syair San Ce Cing,” Pekan Baru: Yayasan Dewi Sakti, 2013. p.2013.

 

jp

420

 

‘’Tiong Hwa Hwee Kwan 1911-1941.” Muntilah. 1941. p.-

 

jp

421

Gan KH

“Riwayat singkat Hian Thian Siang Te,’’ Semarang, Juni, 1996. P.

fc

jp

422

 

‘’Riwayat Singkat Makco Thian Siang Sing Boom” p.10

 

jp

423

 

‘’Daftar Kitab-Kitab Toko Buku Tan Koen Swiem” Kediri, 1953. p.27.

fc

jp

424

Tsai chih Chung

‘’The Illustrated Heart Sutrs Ilustrasi Inti Sutra,’’ Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 1997. p.118.  

 

jp

425

Mariya

“Pengenalan Dewa-Dewi Sin Beng Guru agung dan Bodhisatwa,’” Pekan Baru; Yayasan Dewi Sakti, 2013, p. 152.

 

jp

426

 Eddy Sadeli

‘’Petisi Pencabutan Surat Edaran Presidium Kabinet Ampera R.I.’’ Jakarta: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Tionghoa di Indonesia.” 2001, p. 23.

 

jp

427

Dharma Master Cheng Yen

“Menyelam Ke Dasar Batin.’ Jakarta: Yayasan Buddha Tzu Chi, p. 119.

 

jp

428

Liu Hua-Yang

“Cultivatng The Energy of Life.’ Boston Londomn: Shambhala. 1998. P. 113.

 

jp

429.

Lama Dharmavajra

“Rangkaian Bunga Teratai Putih Nagarjuna Surat Kepada seorang Sahabat,’’ 1997, p. 128.

 

jp

430

Bambang Sumantri

“Jalan Kesuksesan Hidup.” 1997. p.186.

 

jp

431

Pouw Kioe An

“Pikiran Berkuasa.” Semarang, PT Mandiria, 1965, p. 156. 

 

jp

432

Guru Ching Hai

‘’Pedoman Untuk Mencapai Penerangan dengan Segera,’’ Taiwan: The Meditation Association in china, 1991, p.78.

 

jp

433

Anuttara Guru Ching Hai

‘’Untuk Mencapai Penerangan Seketika,” Taiwan: The Meditation Association Pubnlishing Co,1992. p.97.

 

jp

434

Dharma Master Hai Tao

‘’Cinta Sejati Memahami Arti Cinta Sesungguhmya,’ Jakarta: penerbit Dian Dharma, tt. p. 118.

 

jp

435

Buntario Tigris

“Kita Adalah Majikan Diri Kita Sendiri,’ Jakarta: Yayasan Dhammadasa, 2003. p.63.

 

jp

436

Kulapati Yu Ting Si

“Masalah Terbesar Dalam Kehidupan Manusia,” Jakarta: Penerbit Dian Dharma, 1997, p.64.

 

jp

437

Maha Bhiksu Dutavira Sthavira

“Pencerahan Batin,” Jakarta: Lembaga Penerbit Pustaka Suci Mahayana, 2009. p.174.

 

jp

438

Yang Mulia Dalai Lama

“Banyak Jalan Menuju Nirvana,” Palembang: Yayasan Svarnadipa Sriwijaya. 2006. p.107.

 

jp

439

Sayagyi U Chit Tin

“Buddha Yang Akan Datang Maitreya,” Palembang: Yayasan svarnadipa sriwijaya, 2005. p. 85.

 

jp

440

Bhiksu Dutavira

“Vimalalirti nirdesa Sutra,” Jakarta: Lembaga Penerbit Pustaka Suci Mahayana. 1991, p.162.

 

jp

441

–

“Sutra Intan Kim Kong Keng,” p.126.

 

lp

442

UP Dharmago

“Ksitigarbha Bodhisattava Purva Pranidhana Sutra,” Jakarta: Sangha Agung Indonesia, 1994. p.143.

 

jp

443

Up. Aryarasmiprbhamegha

“Buddhavaca Amitayus Tathagata Sutra,’’ Jakarta: Sangha Agung Indonesia, 1996. p156.

 

jp

444

Upasaka Kumuda Gayasih

“Sutra Intan,” Bandung: Murnianda Brotherhood, 1985, p.75.

 

jp

445

–

“Peresmian Pusdiklat Buddhis Bodhidharma Pusat,” Semarang, Bandungan. 2001, p.18. 

 

jp

446

Up. Aryarasmiprbhamegha

“Mahavaioulya Paripurnabuddhis Nitarthasutra,” Mendut, 1994, p.90.

 

jp

447

Up. Aryaphala

“Sutra Suranggama,’’ jilid 1. Jakarta: Sangha Agung Indonesia, 1997, p.185. 

 

jp

448

D.S. Marga Singgih

‘’Pokok-Pokok Dasar Agama Buddha.“ Jakarta: Penerbit Vihara Lalitavistara, 1993. p.74

 

jp

449

Vihara Lalitavistara

‘’Mantram Kebaktian Pagi”, STAB Maha Prajna.tt. p.172

 

jp

450

–

‘’Kitab Suci Sumber Perasaan Nabi,” tt. p.40

 

jp

451

–

“Ringkasan Kitab Suci Too Tik Keng,” Jakarta, Sassana. Tt. p.49.

 

jp

452

S Hamdi (trans)

“di zi gui, Budi Pekerti Seorang Murid Pedoman Hidup Bahagia,”tp, tt, p.110.

 

jp

453

–

“Journey to The Underworld,” tp. tt. p.267.

 

Jp

454

–

“Riwayat Hidup Nabi Khongcu.” Matakin, tt, p.140.

 

jp

455

Ts Kusumo

“Kitab Suci Taoisme,” Jakarta: Majelis Tao Indonesia, 2006. P.247. 

 

jp

456.

 

“Klenteng-Bio-Vihara se-DKI & Jawa Hian Thian siang Tee.’ Jakarta Pakmerah,” tp, tt. p.15.

 

jp

457.

Gam KH

“Kitab Suci Giok Lek.” tp. tt, p.112.

 

jp

458

–

“Kitab Suci Agama Buddha Kuan Shi Yin Tsimg.” tp, tt. 

 

jp

459

–

“Kitab Suci Sumber Perasaan Nabi.” tp. tt. p.40.

 

jp

460.

Silvi Octavia Wijaya

“Kisah-Kisah Anak Berbakti,” Jakarta: Bakti 1999, p.40.

 

jp

461

–

“Arti Jalan Ketuhanan.” tp. tt. p.21.

 

jp

462

Maha Bhiksu Dutavira

‘’Mengenal si Mian Fo,” tp. 2007, p.-

 

jp

463

Ven Nyanatiloka Mahathera

“Hukum Karma,’’ Bandung: Yayasan Kusalayani.tt, p.18.

 

jp

464

Prof Dr. lee T. Oei

“Perihal Kematian dan Roh Menurut Iman dan Pikiran Konfuciani,” Sala; Matakin, 1996. P.114.

 

JP

465

Teater Koma

“sie jin Kwie Di Negeri Sihir,’’ Jakarta; produksi ke-126 Teater Koma, 2012. p.-

 

jp

466

Mulyono

“Tuntunan dan Kebajikan dari Avalokitesvara,” tp, tt, p.18.

 

jp

467

–

“Kitab Suci Agama Buddha Kuan Shi Yin Tsing.” tp, tt. p.33.

 

jp

468

Cittra Surya (trans)

‘’Kisah Keliling Neraka,” Jakarta: Sasana, 1992. p.45

 

jp

469.

Chen Pek Tak

“Kisah-Kisah Karma Tiga Kehidupan,” jlid 1-II Jakarta: Sasana. 1991. p.45.

 

jp

470.

Lie Kuo Yung

‘’Kisah Nyata Hukum Karma.” Jilid 3, Jakarta: Sasana. 1990. p.45.

 

jp

471

Lie kuo Yung

‘’Kisah Nyata Hukum Karma,” jilid 5, Jakarta: Sasana. 1990. p.44.

 

jp

472.

Oey Tjin Eng dkk. peny.

“Kwan Sie Im Pou Sat Avalokitesvara,” Tangerang: Boen Tek Bio, 2004, p.40.

 

jp

473.

–

“Kitab Suci Thai Siang Lo Kun, Kitab Falsafah Ching Cing Keng & Too Tik Keng Lo Cu,’ Situbondo. 1983. p.55

 

jp

474

–

‘’Se Mien Fo – Four Face Buddha/Phra Phom,” Lo Fuk Moy-Lie Yan Kiaw. Tp, tt, p.30.

 

jp

475

 

–

“The Buddha Speaks The Ulambana Sutra,’ tp. tt. p.30.

 

jp

476

Mulyono

“Tuntunan Baik dan Kebenaran dari Avalokitesvara Bodhisattva Kwan Se Im Posat,” tp. 1987.p.29

 

jp

477

–

“Empat Ajaran liao-Fan,’ tp. tt. p.141.

 

jp

478

–

“The Dharani of The Buddha On Longevity The Extinction of Offences and The  Protection of Young Children,” tp. tt. p.254.

 

Jp

479

 

“Mengapa Ada Orang Kaya, Miskin, Cantik dan Buruk Rupa? Medan: Samvara, tt. p.30.

 

jp

480

–

“Dewi Welas Asih Guan Shi Yin Pu Sa,” Jakarta: Yayasan Maitri Sukha, tt. p.23.

 

jp

481

–

“Saddharma Pundarika Sutra Avalokitesvara Bodhisattva Samanta Mukha Varga,” tp.tt. p.42.

 

jp

482

Visuddhacara

“Metta Chanting Paritta Cinta Kasih” Jakarta” Yasati, 2008. p.22.

 

jp

483

Master Cheng Yen

“Ten Thousand Lotus Blossoms of the Heart,” Taiwan; Tzu Chi Buddhist Cultural Centre, 1997. P.36.

 

jp

484

Pandita Dhammaviriya

“Sutra Berlian dan Sutra Hati,” tp. 1994. P.52.

 

Jp

 

485

Prof Chow Su-Chia Ph.D, trans.

“The Sutra of The Master of Healing,” Singapore, tt.p.28.

 

jp

486

Tan Tiong Joe SH, trans.

“Empat Nasehat Penembusan Masalah-Masalah Biasa,” Jakarta, tt. p.58.

 

jp

487

–

“Radja dewata Jang Maha Termulia Giok Tee,” tp, 1994, p.38.

 

jp

488

–

“Cahaya Tao Sinari Semua Manusia Hiduplah Kebenaran Sepanjang Masa,” tp, tt. p.52.

 

jp

489

Master Ching Hai

“The Supreme Master Ching Hai,’ Yayasan Supreme Master Ching Hai Indonesia, 2002. p.115.

 

jp

490

Yuen Liao Fan

‘’Four Essays on Karma,’ USA California: Pirple Lotus Society, 1995, p.60.

 

jp

491

–

‘’The Buddha Speaks of: The Cause and Effect Sutra,’’tp. tt. p.138.

 

jp

492

Jimmy Harjono

“Kisah Berziarah Mengambil Kitab Tripitaka ke Nalanda India, Novel Pujangga Buddhis Abad ke 16 Wu Cheng EN,” Surabaya: Buddhist Magazine Press, 1982, p.173.

 

jp

493

Leini Lee, MA, Ph.D.

‘”Namo Ti Cang Wang Phu Sa; Kitab Berkeliling ke Alam Neraka,” Medan, Sukhavati Education Centre, 2011 tt, p.489,   

 

jp

494

Eh Kee

“Happy Knowing Why We are Here & happy knowing The Way Home. ‘’ 2026. P.80.

 

JP

495

–

“Majalah Seri Dharma No, 120, Maret-April 2008,’” Bandung: Murnanda Brotherhood, p.72. 

 

jp

496

Kwee tek Hoay

‘’Reinkarnasi dan Karma,’ 1961, p.37.

 

jp

497

Bhiksu Dutavira

“Saddharmapundarika Sutra bagian XXV Avalokitesvara Bodhisattva Samantamukkhaparivarta”, Jakarta Pustaka Suci Mahayana, 2001, p.43 dan 41.

 

Jp

498

Bhiksu Andhanavira Peny.

“Mengenal Para bodhisattva,” Jakarta: Sasana, 1992. P. 43.

 

jp

499

Andri Irwanto

“Tridharma Dalam Visi Mahasiswa Buddhis,’ Jakarta; Sasana, 1994, p. 23.

 

jp

500

–

“Tridharma Seikat Bunga Rampai 1” Jakarta, BAKTI 1995, p.59.

 

JP

 

Info Edisi No. 6/501-600/26B.

The Legacy of Book’s Olderman (6)

PUSTAKAWAN BUKAN SEKEDAR PENJAGA BUKU

 

‘’Buku sama seperti manusia, kelak akan tua dan renta,

tetapi akan semakin dihargai karena ketuaannya’’

(Jessica Huwae, Penulis Indonesia)

 

                The olderman dan bukunya, semakin tua semakin dihargai. Buku dijaga dan dirawat oleh pustakawan. Ada hari yang dipersembkan untuk pustakawan, dimana Tanggal 7 Juli ditetapkan sebagai Hari Pustakawan. Pustakawan berjasa dalam mengelola pengetahuan, berperan menghadirkan pendidikan bermutu.

                 Pustakawan adalah seorang yang bekerja memperluas pengetahuan, melestarikan warisan documenter bangsa, serta memperkuat literasi. Tugas pustakawan sangat penting karena membantu mawsyarakat menemukan, memahami, mengevaluasi, hingga memanfaatkan informasi secara bermakana.  Begitu kataAbdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, pada peringatan Hari Pustakawan 7 Juli 2026. (Kompas 8/7/2026.)

                Jasa besar pustakwan berperan bukan sekedar  penjaga dan pengelola perpustakaan. Tetapi juga memperkuat literasi, memperkuat pendidikan bermutu anakl bangsa. Sebagaimana Pustakawan yang kini berperean bukan sekedar penjaga buku, demikian juga perpustakaan  tidak boleh lagi dipandang sebagai tempat penyimpanan buku semata.

                Perpustakaan harus bertransformasi menjadi ruang belajar yang hidup, ruang dialog, pusat literasi, sekaligus simpul kolaborasi berbagai pihak dalam menciptakan pendidikan bermutu. Membaca buku menjadi titik awal pendidikan. Pendidikan masa depan tidak cukup hanya menghasilkan anak-anak yang mampu membaca teks, tetapi juga mampu membaca realitas social, berpikir kritis, bekerja sama, serta menghadirkan solusi atas atas berbagai persoalan di lingkungan sekitarnya. Untuk itulah penting membangun budaya membaca bukan karena tuntutan sekolah, melainkan sebagai kebutuhan pribadi dalam mengembangkan diri.

                Pustakwan dengan perpustakaan nenbantu pendekatan pembelajaran mendalam, dan menempatkan literasi sebagai bagian penting dari proses pembelajaran. Tahun 2026, Hari Pustakawan mengusung tema “Pustakawan Terlibat, Bersinergi, dan Berdampak.” Tema yang mengajak seluruh pustakawan untuk terus berperan aktif dalan pengembangan literasi. demi mewujudkan masyarakat pembelajar sepanjang hayat.  

Salam Literasi

 “To Continue to be Alive and Meaningful.”

Perpustakaan Jo Priastana (081808704322),

d/a. Saung Prastana, Jl. Raya Cilaku, Kp. Cibogo No.2 Rt.004/004,

Pangurungan, Ds. Cilaku,. Kec. Tenjo, Bogor Barat, Jawa Barat 16370.

 

Info Edisi No. 6/501-600/26B.

 

No.

Pengarang

Judul

Ket.

 

501.

Jo Priastana

‘’Buddhadharma dan Ecology; dari EGO ke ECO’’, Jakarta: Yasodhara Puteri, 2026, p.118.

 

jp

502.

Majaputera dkk.

‘’Diskursus Buddhisme Di Era Posmodernisme’’, Jakarta; Yasodhara Pueri, 2026. p.214.

 

sd

503

Pdt. Markus T. Suryanto

“Simbol Kwamia Mia Pertanyaan Tentang Budaya Tionghoa,’’ Jakarta: PELKRINDO, 1999, p.250.

 

bl

504

Acharya Lu Shen-yen

‘’Beban Pikiran Pak Tua: Perontaan dan Peneroosan Hasrat Birahi,’’ tp, tt, p.146.

 

jp

505

Zurmang Kagyud

‘’The Five Zambalas Grand Puja,’’ Jakarta: tp. 2000. p.10.

 

jp

506

–

‘’Padmini (I)’’ Jakarta; Yayasan Satya Dharma Surya Indonesia,’’ tt. p.46.

 

jp

507

–

“Panduan Dasar Zhenfo Zong,’’ p.53.

 

jp

508

Shen-yen Lu

‘’Sebuah Jalan Menuju Terang,’ Jakarta: PT Budaya Daden Indonesia,’’ 2006, p.166

 

jp

509

–

‘’Pokok-Pokok Ajaran Tantrayana Satya Buddha Indonesia,’’ Jakarta: Madhatranti, 1998. p.68.

 

jp

510

–

‘’Perkenalan Singkat Tantrayana Satya Buddha.,’’p.66.

 

jp

511

Shen-yen Lu

“Bintang Kutub yang Abadi Eternity of Polaris,’’ Jakarta: PT Budaya Daden,” 2009. P.79.

 

JP

512

Shen-yen Lu

‘’Pakar Dunia Roh 4’ 2002. P.119.

 

jp

513

Shen-yen Lu

“Pengalaman Gain Master Lu Sheng Yen sebagai Pakar Dunia Roh,’’ 2002. p.111.

 

jp

514

Shen-yen Lu

‘’Living this Moement in ILLUMINATION,’’ Surabaya: Vajra Bumi Arama, tt. p.171.

 

jp

515

Shen-yen Lu

“Maha Dharmaraja Mudra’’ Bandung; Sangha Agung Indonsia, 1990. P.125.

 

jp

516

Shen-yen Lu

“Petugas Survei Dunia Roh.’’ Padmakurmaram 2001. P.115.

 

jp

517

Shen-yen Lu

‘’Padmakumara (2),”’ 1985, p.143.

 

jp

518

Shen-yen Lu

“Padmakumara (4),” 1996. p.152.

 

jp

519

Shen-yen Lu

“Padmakumara (8), p.188.

 

jp

520

Shen-yen Lu

“Padmakumara (9), p.153.

 

jp

521

Maha Bhiksu Shing Yun

‘’NASIB; Dalam Pandangan Agama Buddha’’, Jakarta: BlIA, 2005. p.34.

 

jp

522

Maha Bhiksu Shing Yun

‘’Ajaran Kebenarn Dalam Kehidupan Sehari-hari,” Jakarta: BLIA, 1996, p.26/28.

 

jp

523

Maha++++ Acarya Sheng Yen-lu

‘’Keajabian di Vihara,’ Jakarta: Sasana, 1997. P.168.

 

jp

524

Herman Utomo, Ny Silvie Utomo

‘’Mengintip Perjalanan Arwah,” tp. tt. p.104.

 

Jp

525

Drs. Dhammananda Jeanto T

“Wawancara Dengan Pewaris Tahta Sakya.’’ Pustaka Karaniya, 1990. p.50.

 

jp

526

–

‘’Majalah Seri Dharma No.117/se[t-Okt 2007. Bandung; Munianda Brotherhood,  p.71.

 

jp

527

Rudy Hermawan

‘Buddha Tridhamra,” Bekasi, Yayasan pancaran Tridharma Bekasi, 2007. P.162.

 

 

528

Dhammagiri

“Padma Vidya Pedoman Kebaktian Tridharma,’ Vihara Gununjg Lindur, Bogor, Bakti, 2000, p.85.

 

 

529

Dharma Dipa

“Tridharma Gita,’ Jakarta: Bakti, 1983, p.42.

 

 

530

–

“Hikmah Tridharma,” Edisi 06/XXXIII/November-Desember. 2–9. JAKARTA, Bakti, 2009, p.47.

 

 

531

Yasa Paramita Singgih

“Saatnya Yang muda di Depan,’ Jakarta, Yayasamn Sutra Bakti, 2011, p.68.

 

 

 

532

D.S. Marga Singgih

“Tridharma Selayang Pandang,” Jakarta: Bakti, 2011, p.47

 

 

533

D.S. Marga Singgih

‘’Tridharma dari masa ke masa.’ Tangerang, 1993. P.28.

 

 

534

Majelis Agama Buddha Tridharma indonesia

‘’Upacara Perkabungan Secara Tridharma,” Jakarta; Bakti, 2011. 98.

 

 

535

YA Bhiksu Dutavira Mahasthavira

‘’Sabda Hyang Buddha tentang Amitabha Sutra Sukhavativyuha Sutra’, Jakarta: Lembaga Penerbit Pustaka Suci Mahayana, 2001. P.30.

 

 

536

Maha Bhiksu Hsing Yun

“Pandangan Agama Buddha Tentang Nasib.’ Chen Chau Ming, penerjemah, p.25 

 

 

537

Mapanbumi

‘’Uraian Hakekat Ketuhanan,’ Mapanbumi, p.123.

 

 

538

Shi Cheng Yen

‘’jing Si Aphirism,” USA: Tzu Chi. 2018, p.251.

 

jp

539

Bhiksuni Chen Yen

“Ribuan Bunga Teratai Bermekaranj di Dalam Hati,’ yayasan Buddha Tchi Chi Indonesia, 1997, p.79.

 

jp

540

YA Bhiksu Dutavira

‘’Tanah Suci SurgA Sukhavati,’’2000, p.72.

 

jp

541

Budiono Gondosiswanto

“Penjabaran Po Ro Po lo Mi To Sin Ching,” Jakarta; Yayasan Dhammadasa, tt. p.67.

 

 

542

–

“Ulambanapatra Sutra,’

 

JP

543

Maha Bhiksu Hsing Yun

“Bagaimana Membina Kebahagiaan di dalam Kehidupan,” Chen Chau Ming, Penerjemah, 42/38.

 

 

544

–

‘”Sabda Sang Buddha tentang Amitabha Sutra.,” p.36.

 

jp

545

 

“Upacara Peringatan 20 Tahun YA Bhiksu Dharmasagaro Mahasthavira,’’ Panitia Peringatan Dwi Darsa Warsa, 1992, p.35.

 

jp

546

 

‘’Suragama Dharani, Lin Yen Cou,” p.66.

 

jp

547

–

“Galeri Dian Dharma, ‘ Jakarta, p.16

 

jp

548

 

“Suranggama sutra,”

 

jp

549

–

“The Arya Sanghata; Sutra Dharma-Paryayas,” p.30

 

jp

550

Bhiksu Dutavira-Chau Ming

“Tiga Sutra Dasar Agama Buddha Mahayana,’’ Jakarta; Lembaga Penerbit Pustaka Suci Mahayana,” 1993, p.52.   

 

jp

551

Anuttra Guru Chinhai

“Kunci Untuk Mencapai Penerangan Seketika,” p98.

 

lp

552

Maha Bhksu Dutavira Sthavira

“Pokok-Pokok Dasar Agama Buddha Mahayana LITURGI.’’ Jakarta: Majabumi Tanah Suci Indonesia, 2007. P.44.

 

jp

553

–

“Peresmian Pusdiklat Buddhis Bodhidharma Indonesia,’’ 2001

 

Jp

554

Minoru Kiyota

“Meditasi Ajaran Bakti Agama Buddha Mahayana Sebuah Telaah Atas Sukhavativyuhopadesa,” Jakarta: Lembaga Penerbit Pusataka Suci Mahayana, 1987. p.62.

 

jp

555

–

“Ksitigarbha Bodhisattva Sutra,”.

 

jp

556

Umat Buddha Indonesia

“Penuntun Upacara Kematian dalam Agama Buddha.” 1987, p.142.

 

jp

557

V.Vajiramedhi

‘’Merawat Cinta; Semua Orang Butuh Cinta, Sedikit yang Belajar Mencintai Secara Tapat,” Jakarta: Karaniya, 2020. P.218. 

 

lp

558.

Thich Nhat Hanh

‘’Rumah Sejatimu; Kebijaksanaan Sehari-hari dari Thich Nhat Hanhm,’’ Jakarta: Karyaniya, 376.

 

jp

559

Bhikkhu Uttamo

‘’Dewasa Dalam Dhamma,” Medan: Samvara, 2006, p.128. 

 

jp

560

Triroso

‘’Kebesaran Kerajaan Sriwijaya Kejayaan Agama Buddha di Nusantara,” Kencana Meggah Perkasa, 2012, p.120.

 

Jp

 

561

Caliadi

“HUkum Dalam Perspektif Buddhis,’ Jakarta; Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Keagamaan Buddha Indonesia.” 2010, P.52. 

 

jp

562

Stanley Khu

‘’Gandawyuha: Kelana Pemuda Sudhana Mencari Pencerahan,’’ Penerbit YPPLN, 2021, P.145.

 

Jp

563

Ary Sunarko

“Pelangi Kehidupan,” p.129

 

jp

564

Harkiman Racheman

“Buddhisme Nasionalisme & Pluralisme,’’ Medan: STAB Bodhi Dharma Press, 2007. P.312.

 

jp

565

Upasaka Saccako

‘’Ketuhanan Dalam Agama Buddha: Sebuah Pembicaraan Awl,’’ Penerbit Dian dhama, 2005, p.141

 

jp

566

Maha Bhiksu Dutavira Sthavira

‘’Pencerahan Batin,” Jakarta; Majabumi Tanah Suci, 2012, p. 173,

 

jp

567

Bhadra Loka

‘’Kuntum Di Halaman Rumah,’’ Jakarta: Yasodhara Puteri, 2021, p.118.

 

jp

568.

Bambang Budi Utomo

“Buddha di Nusantara,’’ Buddhist Education Centre, 2010, P. 160.

 

jp

569

Sasanaputera Satyadharma

“Permata Tridharma,’ (Jo Priastana ed.), Jakarta: Yasodhara Puteri, 2004, p.360.

 

jp

570

Jo Priastana

“Buddhadharma Kontekstual,’’ Jakarta: Yasodhara Puteri, 2000, p.258.

 

Jp

571

Dhammasukha Jo Priastana

‘’SATU BUDDHA: Puisi-Puisi Buddhis,” Jakarta: Yasodhara Puteri,2010, p. 92.

 

jp

572

Bhikkhu Jinapiya Thera

“Dhammapada: dengan contoh2 ceritra pendel’’, tt/1974), p,267.

 

jp

573

Bhikkhu Aggabalo,Alih Bahasa

“Dhammapada Atthakatha, Komentar Dhammapada Yamaka Vagga; Syair-Syair Kembar,’’ Jakarta, Cetiya Buddha Metta, 1978, p.117.

 

jp

574

Bhikkhu Subalaratano- Dharma K.Widya.

‘’Pengantar Vinaya,’’ Jakarta; PP Magabudhi, 2003, p.75.

 

Jp

575

Prince Vajirananavarorasa

‘’Dhamma Vibhaga; Penggolongan Dhamma, Jilid 1,’ Malang, nandat, 2976, p.91.

 

Jp

576

Upa. Pandita Abhayahema K.

‘’Vijja Dhamma; Pelajaran Untuk Sekolah Menengah,’’ Jakarta; Yayasan Sekta Jaya Abadi.’ 1990. P.70. 

 

Jp

577

Cunda J. Supandai

‘’Abhidhammatthasangaha; Ringkasan Intisari Abhidhamma, Buku Pertama,’’ Vidyavardhana Samuha, 2006, p.617. 

 

Jp

578

Narada Maha Thera

‘’A Manual of Abhidhamma being Abhidhamma Sangaha  of Bhandanta Anuruddhacariya,’’ Colombo-jakarta; Yayasan Dhammadipa Arama, 1979, p. 451.

 

jp

579

Chau Ming

‘’Mengenal Beberapa Aspek Filsafat Konfusianisme Taoisme dan Buddhisme,’’ Jakarta: Akademi Buddhis Nalanda, 1986. P.86.

 

jp

580

Chau Ming

‘’Beberapa Aspek Tentang Agama Buddha Mahayana.,” Jakarta; 1987, p.140.

 

jp

581

Chau Ming

“Mahayana,” Jakarta; Akademi Buddhis Nalanda, 1985, P.44.

 

JP

582

Chau Ming

‘’Buddhisme Ch’an/Zen,’’ Jakarta; Akademi Buddhis Nalanda, 1985.p.59.

 

jp

583

Chau Ming

“Sutra-Sutra Mahayana,” Jakarta: Akademi Buddhis Nalanda, 1985. P.39. 

 

jp

584

Mohammad Zaim

‘’Secangkir The dan Sepotong Ketupat: Tentang Perjalananku dan Isalam yang Sempat Kuragukan.’’ Bamung; Qanita-Mizan, 2017, P.360. 

 

JP

585

Corneles Wowor

‘’Hukum Kamma Buddhis.,’’ Jakarta; Aryasuryachandra, 1990/1991, P.86.

 

jp

586

Bhikkhu Jayamedho

‘’Memapal Pasti; Kisah Spirital Anak Madura,’’ Jakarta; Cenas.  2011, p.337.

 

jp

587

Dharma K. Widya

“siswa=Siswa Utama Sang Buddha 1,’’ Jakarta; Yayasan Dana Pendidikan Buddhia Nalanda, 2003. P.64.

 

jp

588

Umat Buddha Indonesia

‘’Gema Kebahagiaan,” Wanita Buddhis Indonesia DKI Jaya, Jakarta, 1975. P. 266.

 

jp

589

R. Surya Widya-Selamat Rodjali

“Kompilasi Istilah Buddhis.’” Jakarta: Yayasan Dana Pendidikan Buddhis Nalanda, 005, p. 137.

 

Jp

590

Visaka Gunadharma, Alih Bahasa

‘’Aneka Cerita Buddhis,’’ Jakarta, 1978, p. 50.

 

jp

591

Dharma K Widya-Nanda Widya

“Mengenal Lebih Dekat Jalan Mulia Berunsur Delapan,’’ Jakarta: Issara, 2004, 40.

 

jp

592

Dharma K. Widya

‘’Mengenal Lebih Dekat Hukum Karma,’’ Jakarta: Yayasan Dana Pendidikan Buddhis Nalanda, 2001, p. 84.

 

jp

593

Candradewi dan Nani Linda, Alih Bahasa

‘’Berakhir dari Awal Berawal dari Akhir,/The Funeral Desana, Acariya Phra MAHA boowa Bhikkhu Nanasampanno,” Jakarta: Perkumpulan Sinar Buddha Indonesia, 1999, p.33.

 

jp

594

Dharma K.Widya

‘’Pengantar Agama Buddha,” Jakarta: Majelis Pandita Buddha Dhamma Indonesia, 1992, p.36.

 

Jp

595

Eny Ernawati, dkk.

‘’Hita Sukhaya: Keluarga Bahagia Ala Buddha,”’ Jakarta, BKKBN, WALUBI,  2012, P.50.

 

JP

596

Phra Chaluai Sujivo Maha Thera

‘’Perjalanan Di Tanag Suci Buddha,” Bandung: Vipassana Graha, 1995, p. 74,

 

jp

597

Kwee Tek Hoay

“Karma dan Tumimbal Lahir,” Cicurug, 7/1949, p.54.

 

Jp

598

Sri Pannavaro Mahathera

‘’Tanggung Jawab Bersama, tt, p,47.

 

jp

599

D. Chandra K. Wm

‘’Aneka Cerita Dari Dunia Timur,” Jakarta: Lembaga Penerbit Kalyana Mitta, 1981, p.49.

 

jp

600

Jo Priastana, Mulyadi Wahjono, dkk.

‘’Mencari Format Pendidikan Buddhis Abadd 21,”’ Jakarta: Buddha Gotama Society, 2003, p.2001.

 

bl

 

Diupdate 24 Agustus 2026

*****

 

error: Content is protected !!
Butuh bantuan?