Dibalik Viralnya Slang Meme Ching Cheng Han Ji & Tabir Sejarahnya

Home » Artikel » Dibalik Viralnya Slang Meme Ching Cheng Han Ji & Tabir Sejarahnya

Dilihat

Dilihat : 6 Kali

Pengunjung

  • 0
  • 12
  • 18
  • 4,256
dibalik cing pic 1

Oleh: Majaputera Karniawan 谢偉强, Maret 2022

 

A. Trend Ching Cheng Han Ji / Chinese Rap

Ching Cheng Han Ji / Chinese Rap adalah sebuah potongan lagu dari Blaxy Girls – If You Feel My Love (Chaow MIX) di mana lagu tersebut adalah remix dari lagu Blaxy Girls – If You Feel My Love yang dirilis sekitar bulan Agustus 2008 dan versi remixnya sendiri sudah ada sejak oktober 2008. Saat ini, orang orang lebih mengetahui versi remix tersebut daripada versi asli lagu tersebut dan orang orang kebanyakan hanya mengetaui bagian orang china sedang ngerapnya saja sehingga terciptalah meme Ching Cheng Han Ji / Chinese Rap.

Diketahui bahwa meme ini pertama kali muncul ke publik saat seorang facebooker yang bernama Omar Shaikh memposting meme “STFU I’m Listening to X” menggunakan lagu ini pada tanggal 25 oktober pukul 12.01 di mana dia menyebut lagu ini sebagai “Chinese Rap”. Postingan tersebut mendapatkan 659 react dan telah dibagikan sebanyak 1781. Meme ini kemudian makin populer saat seorang facebooker yang bernama Them Benzo mebuat meme ironic doge menggunakan lagu ini . Postingan yang dibuat pada tanggal 27 oktober pukul 7.28 tersebut mendapatkan lebih dari 3000 react dan telah dibagikan sebanyak lebih dari 7000 kali. Sejak saat itu, makin banyak lagi orang yang membuat meme berdasarkan lagu ini dan banyak yang sudah merasa bosan juga dengan kehadiran meme ini (Know Your Meme Indonesia – Unofficial, 2019).

 

駙馬爷

Fùmǎ ye (menantu laki-laki kaisar)

近前看其, 詳上寫着:

Jìnqián kàn qí, xiáng shàng xiězhe: (Mendekatlah, lihat apa yang ditulis: )

秦香蓮年三十

Qínxiānglián nián sān shí (Nyonya Qin Xiang Lian/Cing Hiong Lien)

二歲那狀告當朝.

èr suì nà zhuàng gào dāng cháo. (32 tahun membuat laporan tuduhan).

駙馬郎, 欺君王瞞皇上,

fùmǎ láng, qī jūnwáng mán huángshàng, (Bahwa suaminya [Fuma Ye] menghianati kaisar, )

那悔婚男兒招東床

nà huǐhūn nán’ér zhāo dōng chuáng (Melakukan poligami dengan menikahi Tuan Putri)

 

Tetapi ada juga yang menganggapnya dalam versi bahasa Inggris (lirik misheard/salah dengar) karena perbedaan aksen:

 

Ching Cheng Hanji

Can’t touch me at all (Tak dapat menyentuhku sama sekali)

Kitchen in the dungeon (Dapur dalam kekacauan)

I swear to God I’m gonna bang Paul (Ku bersumpah pada tuhan akan menghajar si Paul)

Fool I’m not touching you (Bodoh aku tidak menyentuhmu)

My mama doesn’t love me (Ibuku tidak menyayangi ku)

I’m still gonna bang Paul (Aku tetap akan memukul si Paul)

 

 B. Asal Lirik Dari Lakon Opera Klasik Tiongkok

Ada satu hal yang menarik ternyata lirik lagu versi mandarin berlatarkan dari opera klasik Tiongkok dengan latar cerita di masa dinasti Da Song 大宋朝 (960-1729 M). Dikisahkan ada sepasang suami istri miskin bernama Chen Shimei (陈世美) dan Qin Xiang Lian (秦香蓮), hidup di desa dengan sangat kekurangan sekali. Demi memperbaiki nasib, Chen Shi Mei belajar kesusastraan dengan giat setiap hari, sedangkan istrinya mengurus semuanya meliputi orang tuanya, anak, dan suaminya agar memiliki lebih banyak waktu untuk belajar.

Ketika pengumuman ujian dibuka, Chen Shi Mei pergi ke ibu kota Kaifeng untuk mengikuti ujian negara sebagai pejabat. Singkat kata lulus dengan gelar terbaik, namun setelah itu Chen Shi Mei bukannya menjemput orang tua, istri, dan anaknya, tetapi malah mengaku lajang dan menikahi putri Kaisar (Menjadi Fuma, menantu laki-laki kaisar). Keadaan di desa semakin parah bersama tibanya wabah kelaparan dan menjadikan desa tersebut salah satu desa termiskin di China. Mertua Qin Xiang Lian tewas gantung diri demi bisa memberi makanan lebih kepada cucu-cucunya ditengah wabah kelaparan

Qin Xiang Lian bersama anaknya pergi ke Kaifeng guna meminta bantuan suaminya. Namun bukannya mendapat sambutan hangat oleh suaminya, ia dan anak kandungnya malah tidak diakui dan dicampakkan Chen Shi Mei. Dengan berlinang air mata, Qin Xiang Lian nekad memukul tambur pengadilan dan membuat tuduhan bahwa  ke Hakim Bao.

Hakim Bao terkenal adil dan bijaksana sehingga tidak sembarangan menerima maupun menolak tuduhan, setelah serangkaian penyelidikan yang panjang, akhirnya pengadilan Kaifeng mengantongi cukup bukti. Dengan bermodalkan legitimasi kaisar berupa pemenggal naga emas (anugerah dari kaisar untuk menghukum penggal keluarga istana apabila berkhianat tanpa perlu melapor terlebih dahulu) hakim Bao segera memberi perintah “Hukuman mati untuk menantu laki-laki raja”.

Jabatan dan nyawa adalah taruhannya, hal ini dikarenakan ia menerima perlawanan keras dari permaisuri kerajaan. Baginya tidak boleh ada orang selain keluarga kerajaan yang ikut campur urusan kerajaan. Hakim bao dengan tegas menunjuk papan bertuliskan Zheng Da Guang Ming 正大光明 (Membuat keadilan yang besar memancarkan kilaunya), baginya Keluarga istana, pejabat menengah, maupun rakyat biasa berkedudukan sama di muka hukum. Jadi, tetap harus tunduk pada hukum negara.

Hakim Bao pun siap dengan kemungkinan terburuk, ia bersama para pengawal setianya menanggalkan toga dan jubah hakimnya. Pada akhirnya Chen Shi Mei didakwa karena menelantarkan keluarga, membohongi kekaisaran, dan menyengsarakan istri serta orang tuanya, segera meretas ajal di pemenggal naga emas (Wikipedia, 2022).

 

C. Sejarah Asli Dibalik Kisah Chen Shi Mei

Chen Shi Mei sebenarnya bernama asli Chen Nian Gu, hidup diantara 1625-1690 Masehi era dinasti Qing 清朝 (Bukan era dinasti Song). Ia memiliki nama lain Shu Mei, yang kemudian karena masalah aksen dialek, orang-orang menyebutnya Chen Shi Mei. Ia belajar dengan giat sehingga diterima di Jinshi selama era Shùnzhì 順治 (1643-1661 M) dan kemudian pergi keGuizhou guna mengabdi sebagai jaksa. Sosok aslinya bukanlah seorang penelantar keluarga layaknya di lakon opera.

Setelah Chen Nian Gu menjadi jaksa, dua warga desa sekampungnya bernama Hu Mengdie dan Qiu Menglin pergi kepadanya, berharap Chen Nian Gu akan merekomendasikan mereka sebagai pejabat, tetapi karena mereka hanya memiliki bakat tanpa kualifikasi mumpuni, mereka direkomendasikan di bawah sistem pada saat itu. Pejabat harus dapat merekrut bakat, tetapi mereka berdua tidak memiliki kualifikasi akademik yang cukup, sehingga mereka tidak memenuhi syarat dan tidak dapat direkomendasikan, jadi Chen Nian Gu masing-masing memberi mereka uang tael perak dan mengirim mereka kembali ke kota asal mereka.

Tetapi kedua orang ini berpikir bahwa Chen Nian Gu tidak akan melakukan apa-apa, jadi mereka menyimpan dendam. Setelah kembali ke Junzhou, mereka mengubah drama “Pipa Xing” dan mengubah karakter pria “Pipa Ji”. Protagonis Cai Bo Qi diubah menjadi Chen Shi Mei, dan pahlawan wanita Zhao Wu Niang diubah menjadi Qin Xiang Lian. Mereka dengan menggunakan drama itu untuk menghina Chen Nian Gu dan merusak reputasinya. Kemudian, drama tersebut dimodifikasi lebih lanjut dan akhirnya menjadi “The Case of the Beauty“. Dengan menyebarnya drama ini, seiring waktu, Chen Shi Mei telah menjadi juru bicara sejati untuk Dinasti Han.

Pernah ada peneliti yang meneliti kasus ini, dikatakan Chen Shimei memang tokoh nyata dalam sejarah. Prasasti Chen Shi Mei yang ditemukan di Danjiangkou pada tahun 1992 mencatat bahwa Chen Shi Mei adalah pejabat yang bersih dan jujur, dan semua dugaan negatif yang diarahkan padanya seperti membuat orang miskin, pembunuh istri dan anak, itu semua semata-mata dilakukan oleh orang yang iri dan cakap dalam memutarbalikkan fakta. Oleh karena itu, di Kabupaten Junxian, ada pepatah: “Jalan Beimen tidak menyanyikan Chen Shi Mei dan Qin Jia Lou tidak menyanyikan Qin Xiang Lian” (Daydaynews, 2019).

 

DAFTAR PUSTAKA

Know Your Meme Indonesia – Unofficial. 2019. Ching Cheng Hanji Chinese Rap. https://m.facebook.com/knowyourmemeID/photos/ching-cheng-han-ji-chinese-rap-adalah-sebuah-potongan-lagu-dari-blaxy-girls-if-y/2596354950417548/?locale2=fi_FI. Diakses Maret 2022.

Wikipedia. 2022 (Terakhir revisi). Chen Shimei and Qin Xianglian. https://en.wikipedia.org/wiki/Chen_Shimei_and_Qin_Xianglian. Diakses Maret 2022.

Dayday News. 2019. Do you know who the real Chen Shimei is in history?. https://daydaynews.cc/en/history/125878.html. Diakses Maret 2022.

https://www.duchinese.net/lessons/courses/30-chen-shimei. Diakses Maret 2022.

Butuh bantuan?