Kitab/Buku Ilmoe Petangan Maha Radja Boen Ong (Bun Ong/Wen Wang 文王)

Home » Artikel » Kitab/Buku Ilmoe Petangan Maha Radja Boen Ong (Bun Ong/Wen Wang 文王)

Dilihat

Dilihat : 7 Kali

Pengunjung

  • 0
  • 47
  • 70
  • 6,330

Kitab/Buku Ilmoe Petangan Maha Radja Boen Ong (Bun Ong/Wen Wang 文王)

Oleh Yap Goan Ho, Tahun 1892. Direcover dan disajikan ulang dalam format digital oleh Arya Whisnu Karniawan (Sia Wie Beng 謝偉強) pada 10 November 2022.

Setangkaidupa.com melalui sdr. Arya Whisnu Karniawan telah melakukan recovery buku lawas dan menyajikannya dalam format digital (PDF)

  • Judul: Ilmoe Petangan Maha Radja Boen Ong
  • Terbitan: 1892
  • Tebal: CXXXIV (134) Halaman.
  • Penulis: Yap Goan Ho
  • Penerbit: Bataviaasch Genootschap Van Kunsten En Wetenschappen, Batavia (1892).
  • Bahasa: Melayu ejaan Van Ophuijsen, istilah Sinologi menggunakan penulisan Hokkian Peh Oe Ji dengan ejaan Van Ophuijsen.

 

 

Sinopsis:

Buku ini adalah salah satu dari sekian banyak buku Ilmu Petangan (Ramalan/prediksi) peranakan Tionghoa yang ada di Hindia Belanda tempo doeloe (Kini Indonesia). Ilmu Petangan dalam buku ini termasuk ‘Petangan firasat’, karena dalam buku ini tidak disebutkan bagaimana cara penggunaan yang sistematis. Bisa saja saat orang bersembahyang kepada dewa/dewi, mencurahkan isi masalah dalam kehidupannya, lalu mendapatkan intuisi (Firasat) untuk penyelesaian masalahnya dalam halaman berapa dari buku ini.

Dalam buku hanya dijelaskan untuk dapat melihat petangan dalam suatu perkara (baik untuk diri sendiri dan orang lain), ia harus memiliki ketetapan dalam hatinya sesuai dengan apa yang diniatkan, sehingga ia bisa mendapatkan penyatuan dengan jawaban yang pasti. Lalu apabila dalam suatu pertanyaan sudah mendapat jawaban, jangan diulang 2x atau berkali kali dalam hari yang sama (untuk mendapatkan jawaban yang diharapkan), kecuali pertanyaannya berbeda. Hanya itu cara dan ketentuan yang dijelaskan.

Siapakah Maha Raja Boen Ong? Ia adalah tokoh legendaris bernama Raja Wen/Boen/Boen 文王 dari dinasti Zhou周朝 yang hidup sekitar 1152 SM, memerintah pada 1100 SM dan mangkat/wafat pada 1050 SM. Nama asli beliau adalah Ji Chang姬昌 yang merupakan raja awal pembentuk dinasti Zhou. Ia sendiri merupakan raja yang bijaksana dalam melaksanakan politik pemerintahannya. Ayahnya dibunuh oleh Raja dinasti Shang商, demi membalas dendam ia berusaha memperkuat negeri Zhou dengan jalan menahlukan negara-negara tetangganya, namun dengan jalan yang bijaksana  seperti selalu memakai pakaian seperti penduduk biasa, selalu baik dan murah hati kepada bawahannya, dan mengatur batas pajak dan retribusi sesuai kemampuan rakyatnya, bahkan selalu menunjukkan perhatian besar terhadap kehidupan rakyat, terutama orang tua dan janda. Ia juga memeprlakukan hukum bahwa seseorang yang telah melanggar peraturan, keluarganya yang tidak bersalah tidak akan dihukum.

Meskipun sebelum berhasil menahlukan dinasti Shang ia sudah keburu sakit dan meninggal, tetapi anaknya raja Bu Ong/Wu Wang 武王 berhasil menuntaskan apa yang menjadi cita-citanya. Berkat cara politik bijaksana inilah banyak orang-orang dari negeri lain datang menetap di negeri Zhou. Ji Chang juga banyak mempekerjakan orang-orang berbakat untuk dijadikan pejabat pemerintahannya. Politik ini berbeda dengan cara yang dilakukan raja dinasti Shang yang menggunakan cara-cara kejam dan kekerasan. Sampai sampai Khonghucu 孔夫子 (Confusius) banyak menyebutkan kebajikan raja Bun Ong untuk diteladani dalam kitab Analek (Lun Gi/Lun Yu論語).

 

UNTUK MEMBACA BUKUNYA, SILAHKAN KLIK TAUTAN INI: https://drive.google.com/file/d/1U_tjoDjl83jB5dIbRLVap_3zBMvcQ8KY/view?usp=sharing

 

Selamat membaca.

 

👉🏻        Redaksi  turut membuka bila ada penulis yang berkenan berkontribusi mengirimkan artikel bertemakan kebijaksanaan timur (Minimal 800 Kata, semi ilmiah).

 

👉🏻        Silahkan hubungi: Maja – 089678975279 (Chief Editor).

 

Setangkai Dupa

Komunitas Edukasi Kebijaksanaan Timur

www.setangkaidupa.com

 

Butuh bantuan?