Makna Warna Ungu Dalam Kitab Lun Yu

Home » Artikel » Makna Warna Ungu Dalam Kitab Lun Yu

Dilihat

Dilihat : 99 Kali

Pengunjung

  • 19
  • 17
  • 37
  • 33,035
9 Warna Ungu

Oleh: Xie Zhen Ming 谢峥明

 

Beberapa hari yang lalu ketika memiliki waktu luang, saya membuka chat sebuah group Whatsapp. Saya tidak begitu mengikuti chat tersebut, tertarik dengan pembicaraan tentang warna ungu. Menurut kajian psikologi warna, ungu dapat melambangkan beberapa hal, antara lain: kekayaan, kebijaksanaan dan spiritualitas, keberanian, kepribadian artistik dan bijaksana, dan lain-lain. Warna ungu termasuk dalam warna sekunder yang diperoleh dari percampuran dua warna primer. Percakapan grup Whatsapp pun berlanjut dengan mengutip sebuah ayat dalam kitab Lun Yu jilid XVII. 18. Inilah pokok dari bahan belajar kita hari ini.

子曰:“恶,紫之夺朱也;恶,《郑》声之乱《雅》、《乐》也;恶,利口之覆邦家者。”

Konfusius bersabda: “Aku benci kepada warna ungu yang merebut kedudukan warna

merah asli. Aku benci kepada musik Negeri Ting yang merusak keindahan Musik

Pujian. Aku benci kepada orang yang tajam lidah sehingga dapat membawa

kehancuran bagi negara dan rumah tangga.”

(Lun Yu 论语 -阳货篇Yang Huo Pian 17. 18)

 

Menurut kitab Li Ji  bagian Xue Ji ayat ke 22 hal 398 dikatakan terdapat panca warna/lima warna dasar/五色 yaitu: 青(蓝)biru、赤(大红)merah、白putih、黑hitam、黄 kuning. Warna ungu diperoleh dengan cara mencampurkan warna merah dengan warna hitam. Disini tidak akan memperdebatkan permasalahan jika warna ungu didapatkan dengan mencampur warna merah dan biru. Sumber acuan yang dipergunakan memang berbeda. Di sini kita mengacu pada bahasa kitab.

Nabi Kong Zi menggunakan warna ungu sebagai kiasan untuk mengungkapkan sifat manusia yang gemar berpura-pura. Pada saat mengikuti kebaktian, kita bisa berlaku sopan-santun, mau menyapa semua orang, padahal di rumah tidak terbiasa untuk mengucapkan: zao shang hao 早上好 (Selamat pagi) terhadap anggota keluarga. Kepalasuan ini lebih membahayakan dibandingkan dengan yang benar-benar terlihat tidak baik. Jangan sampai kita salah menilai orang, terlihat baik tetapi jahat. Keberadaan warna ungu dianggap mengaburkan karakter warna merah yang sebenarnya, sama halnya dengan sifat kita yang suka berpura-pura. Maka dari itu Nabi Kong Zi mengatakan: Aku benci warna ungu yang merebut kedudukan warna merah. Purple is my favorite color. What is your favorite color?

Pada bagian berikutnya, nabi Kong Zi mengajak kita untuk mengenal dua jenis musik kuno yaitu: 郑声 Zheng Sheng musik negeri Zheng & 雅乐 Ya Le musik pujian. Musik negeri Zheng bersumber dari kerajaan Zheng dan kerajaan Wei pada jaman Chun Qiu San Guo春秋三国. Musik negeri Zheng terlalu banyak dan bebas mengangkat tema percintaan pria dan wanita. Sedangkan musik pujian dikembangkan sejak jaman dinasti Zhou, banyak digunakan oleh para raja untuk bersembahyang terhadap langit, bumi, leluhur, jamuan makan, upacara-upacara besar yang lain. Maka dari itu nabi Kong Zi mengatakan musik negeri Zheng telah mencemari keindahan musik pujian.

Yang dimaksud dengan orang yang tajam lidah disini bukanlah orang yang menggunakan kebenaran untuk mengkritik sesuatu, melainkan orang yang suka membeo 巧言令色 menggunakan kata-kata manis untuk menyenangkan hati orang lain. Dalam sejarah Zhong Guo tercatat beberapa tokoh tajam lidah yang membuat hancur sebuah kerajaan misalnya: Qin Hui 秦桧 & Li Lin Fu李林甫.  Karena hasutan dari Qin Hui, Yue Fei岳飞 yang sangat setia terhadap negara terpaksa menerima hukuman mati. Nabi Kong Zi bersabda: Aku benci orang yang tajam lidah sehingga dapat membawa kehancuran bagi negara dan rumah tangga.

Pepatah mandarin mengatakan: 以紫乱朱 yǐ zǐ luàn zhū (Gunakan ungu untuk mengaburkan merah/Use purple to confuse red), 意思是比喻将奸佞小人当作廉洁公正的君子。意思是比喻将奸佞小人当作廉洁公正的君子, mengiaskan orang jahat dianggap sebagai orang yang baik. Yi zi luan zhu diambil dari petikan ajaran Nabi Kong Zi yang terdapat dalam kitab Lun Yu jilid XVII. 18. 

Selamat belajar, semoga bermanfaat. 加油!

 

BAGI PARA PEMBACA YANG MAU MEMBANTU OPERASIONAL SETANGKAIDUPA.COM BISA MELALUI REK. BANK BRI KCP CIPULIR RADIO DALAM 086801018179534 AN. MAJAPUTERA KARNIAWAN. MOHON MENGIRIMKAN KONFIRMASI DANA KE WHATSAPP NOMOR 089678975279 (MAJA).

 

Daftar Pustaka:

Adegunawan, Suyena. 2018. Kompilasi 《四书》– Si Shu – Empat Kitab Klasik. Bandung. TSA.

Adegunawan, Suyena. 2018. Kompilasi《礼记》– Liji – Catatan Kesusilaan. Bandung. TSA.

Gambar: https://weibo.com/p/1001603926174723108505. Diakses 7 Juni 2023.

Butuh bantuan?