MANFAAT BELAJAR MANDIRI (SELF-LEARNING)

Home » Artikel » MANFAAT BELAJAR MANDIRI (SELF-LEARNING)

Dilihat

Dilihat : 38 Kali

Pengunjung

  • 18
  • 16
  • 37
  • 33,034
unnamed (2)

Oleh: Xie Zheng Ming 谢峥

 

Belajar mandiri adalah kemampuan dan kualitas yang sangat berharga. Ini menunjukan upaya seseorang untuk belajar dan mengembangkan dirinya sendiri. Belajar mandiri tidak hanya bergantung pada sistem pendidikan tradisional, tetapi juga mencerminkan motivasi diri dan kemampuan manajemen diri seseorang. Ini adalah jalur pendidikan mandiri, tanpa peraturan atau bimbingan wajib dari luar, yang sepenuhnya mengandalkan semangat, ketekunan, dan tekad seseorang. Cara belajar seperti ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mengembangkan kemampuan seseorang dalam berpikir mandiri dan memecahkan masalah.

Self-learning is an immensely valuable ability and quality. It represents a person’s pursuit of learning and development on his or her own. Self-learning is not only dependent on the traditional education system, but also reflects a person’s self-motivation and self-management ability. It is a path of self-education, with no outside mandatory regulations or guidance, relying entirely on one’s passion, perseverance and determination. This way of learning not only improves knowledge, but also develops a person’s ability to think independently and solve problems.

Pembelajaran mandiri tidak bergantung pada ruang kelas tradisional dan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Baik seseorang seorang mahasiswa atau pekerja profesional, belajar mandiri membuka cara berpikir dan belajar yang baru. Melalui pendidikan mandiri, seseorang dapat menguasai suatu bidang minat dan mendalami detail serta keahliannya. Belajar mandiri memungkinkan seseorang untuk mengembangkan kemampuannya secara lebih penuh dan mencapai lebih banyak baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional.

Self-learning does not depend on the traditional classroom and can happen at any time and any place. Whether a person is a college student or a working professional, self-study opens up new ways of thinking and learning. Through self-education, a person can master an area of interest and delve into the details and expertise of it. Self-learning enables a person to develop his or her abilities more fully and to achieve more in both personal and professional life.

Konfusius berkata, :Seorang susilawan mencari bantuan dari dirinya sendiri, sedangkan orang rendah budi mencari bantuan dari orang lain.” Pepatah klasik ini secara mendalam mengungkapkan prinsip penting apakah seseorang bisa menjadi pria terhormat dan mendidik dirinya sendiri. Dalam masyarakat modern, nilai belajar mandiri semakin menonjol, karena hanya melalui belajar mandiri seseorang dapat menonjol dalam persaingan sosial yang ketat.

Confucius said, : “A gentleman seeks help from himself, while a petty person seeks help from others.” This classic saying profoundly reveals the important principle of whether a person can become a gentleman and be self-educated. In modern society, the value of self-learning has become more and more prominent, because only through independent learning can a person stand out in the fierce social competition.

Belajar mandiri menuntut seseorang untuk memiliki kualitas seorang pria terhormat. Para susilawan adalah tuan atas pikiran mereka sendiri; mereka secara aktif memikirkan kekurangan dan kekurangan mereka dan mengambil tindakan positif untuk memperbaikinya. Mereka tidak bergantung pada orang lain untuk memecahkan masalah, tetapi memiliki keberanian untuk berpikir mandiri dan meneliti sendiri, sehingga selalu memperbaiki kesalahan dan meningkatkan kemampuannya. Dalam proses belajar mandiri, para susilawan mampu menahan rasa ingin tahu dan haus akan ilmu pengetahuan, serta selalu menjaga pola pikir belajar yang rendah hati. Mereka lebih memperhatikan pengembangan batin, dan melalui pembelajaran dan latihan terus menerus, mereka senantiasa meningkatkan keterampilan dan pengetahuannya agar lebih mampu beradaptasi dengan perkembangan dan perubahan masyarakat.

Self-learning requires a person to possess the qualities of a gentleman. Gentlemen are masters of their own minds; they actively think about their shortcomings and deficiencies and take positive action to improve them. They do not rely on others to solve problems, but have the courage to think independently and research on their own, so as to constantly correct their mistakes and improve their abilities. In the process of self-learning, gentlemen are able to hold on to their curiosity and desire for knowledge, and always maintain a humble learning mindset. They pay more attention to inner self-improvement, and through continuous learning and practice, they constantly improve their skills and knowledge so as to better adapt to the development and changes in society.

Melihat ke belakang, selalu ada contoh belajar mandiri di sekitar kita. Contohnya adalah Ou Yang Xiu, yang lahir di Kabupaten Ji’An, Provinsi Jiangxi pada tahun 1007. Ayahnya meninggal ketika dia berusia empat tahun. Ibunya sangat tegas dalam mendidik Ou Yang Xiu agar bisa menghidupkan kembali bisnis keluarga. Untuk menghemat uang, ibunya menggunakan alang-alang dan arang sebagai pena dan menulis di pasir untuk mengajari Ou Yang Xiu mengenali karakter. Dua tahun kemudian, pada usia enam tahun, dia sudah mengetahui beberapa ribu karakter. Kemudian ibunya tidak punya apa-apa lagi untuk diajarkan kepadanya, dan dia harus belajar sendiri. Dia meminjam buku-buku orang, menyalinnya dalam jangka waktu tertentu, dan mengembalikannya kepada mereka. Setelah menyalin buku itu, dia akan menghafalkannya. Ia mampu menulis puisi saat berusia 10 tahun. Belakangan banyak orang datang memintanya untuk mengajar anak-anak mereka. Ia tumbuh dan memberikan kontribusi luar biasa pada sastra Tiongkok.

Looking back, there are always examples of self-learning around us. A typical example is Ou Yang Xiu, who was born in Ji’An County, Jiangxi Province in 1007. His father died when he was four years old. His mother was very strict in educating Ou Yang Xiu so that he could revive the family business. To save money, his mother used reeds and charcoal as pens and wrote on the sand to teach Ou Yang Xiu to recognise characters. Two years later, at the age of six, he already knew several thousand characters. Then his mother had nothing more to teach him, and he had to learn on his own. He borrowed people’s books, copied them within a specified date, and returned them to them. After copying the book, he would recite it by heart. He was able to write poetry when he was 10 years old. Later many people came to ask him to teach their children. He grew up and made outstanding contributions to Chinese literature.

Ada pepatah dalam Yi Jing “Jika seseorang mematuhi aturan moral dan hukum, hidupnya akan sangat lancar. Ini adalah poin penting lainnya tentang belajar mandiri. Belajar mandiri membutuhkan rasa percaya diri dan keyakinan diri yang cukup. Percayalah pada kemampuan dan potensi diri, serta yakinlah bahwa segala usaha tidak akan sia-sia. Dalam perjalanan belajar mandiri, terkadang menemui berbagai kesulitan dan rintangan, namun selama Anda tekun dan menguasai masa depan Anda sendiri, Anda akan dibantu oleh Thian, dan semua kesulitan akan teratasi.

There is a saying in the Yi Jing “If someone obey rules of moral and law ,he or she life will be very smooth.” This is another important point about self-learning. Self-learning requires sufficient self-confidence and self-belief. Believe in your own ability and potential, and believe that every effort will not be in vain. On the road of self-learning, sometimes encounter various difficulties and obstacles, but as long as you persevere and master your own future, you will be assisted by heaven, and all difficulties will be solved.

Belajar mandiri bukan hanya kemampuan dan kualitas, tetapi juga pengejaran dan sikap. Ini mewakili sikap seseorang yang bertanggung jawab atas pembelajaran dan pertumbuhannya sendiri, sekaligus menunjukkan ketekunan dan tekad seseorang. Dalam lingkungan masyarakat yang kompetitif saat ini, belajar mandiri memberikan motivasi dan kesempatan yang kuat untuk pengembangan pribadi. Oleh karena itu, kita harus secara aktif memupuk dan mengembangkan kemampuan belajar mandiri, terus mengejar ilmu dan kebijaksanaan, serta meletakkan landasan yang kokoh untuk masa depan kita.

Self-learning is not only an ability and quality, but also a pursuit and attitude. It represents a person’s attitude of being responsible for his own learning and growth, and at the same time shows a person’s perseverance and determination. In the competitive environment of today’s society, self-learning provides a strong motivation and opportunity for personal development. Therefore, we should actively cultivate and develop our self-learning ability, constantly pursue knowledge and wisdom, and lay a solid foundation for our future.

BAGI PARA PEMBACA YANG MAU MEMBANTU OPERASIONAL SETANGKAIDUPA.COM BISA MELALUI REK. BANK BRI KCP CIPULIR RADIO DALAM 086801018179534 AN. MAJAPUTERA KARNIAWAN. MOHON MENGIRIMKAN KONFIRMASI DANA KE WHATSAPP NOMOR 089678975279 (MAJA).

Butuh bantuan?