Memberi Bantuan Tepat Sasaran

Home » Artikel » Memberi Bantuan Tepat Sasaran

Dilihat

Dilihat : 89 Kali

Pengunjung

  • 0
  • 12
  • 18
  • 4,256

Oleh: Xie Zhen Ming谢峥明

Alkisah, hiduplah seorang miskin yang bernama : Zhuangzi. Suatu hari dengan sangat terpaksa, ia pergi ke rumah seorang bangsawan kaya raya yang bernama Jian He hendak meminjam bahan makanan untuk dapat bertahan hidup. Sang bangsawan bersedia untuk membantu dengan sebuah syarat: setelah  berhasil menagih piutang barulah dapat memberikan pinjaman beras.

Mendengar syarat tersebut, Zhuang Zi berkata:”Kemarin, dalam perjalanan ke rumah, tiba-tiba saya mendengar teriakan minta tolong. Saya berusaha untuk mencari sumber suara, tidak menemukan ada orang lain di sekitar. Tiba-tiba saya melihat seekor ikan mas yang berada di atas tanah. Ia memohon bantuan agar diselamatkan. “”Tunggu lah saya dulu sampai berhasil menemukan sebuah sungai yang besar. ” Sang bangsawan menyela:” Kamu kan bisa mengambil sekaleng air dari sumur untuk menyelamatkan, mengapa harus mencari sungai yang besar. Sekaleng air sudah cukup untuk membantu ikan agar tidak mati. ” Zhuang Zi balik berkata:”Bukankah bagi anda sangat mudah untuk menolong saya, mengapa harus menunggu pengembalian dari piutang orang lain.

Saya sangat yakin banyak sekali orang yang memiliki sikap gemar membantu orang lain. Permasalahannya adalah sudah kita bijaksana dalam memberikan bantuan? Andaikan ada seseorang balita sedang menangis karena haus, apa yang akan kita lakukan? Memberinya uang 10.000/sebotol minuman? Sama-sama berbuat baik, namun hasilnya akan berbeda. Menurut saya pribadi memberi sebotol minuman lebih efektif daripada uang. Bukankah nak balita belum tentu bisa pergi ke Indomaret? Nabi Kong Zi membimbing kita untuk menolong orang secara bijaksana, sesuai dengan apa yang dibutuhkan saat itu, tidak kurang atau lebih. Marilah kita simak bersama sebuah cerita yang terdapat dalam kitab suci Lun Yu Jilid VI: 4.

Ketika salah seorang murid nabi Kong Zi yang bernama: Zi Hua sedang menjalankan misi ke Kerajaan Qi. Murid nabi Kong Zi lainnya yang bernama :Ran You, meminta bantuan beras untuk diberikan kepada ibu Zi Hua. Nabi Kong Zi menyetujui permintaan tersebut dan memberikan sejumlah beras. Permasalahannya, Ran You merasa sangat sedikit dan salah paham. Nabi Kong Zi berkata, “Beri dia enam ember dan empat liter.” Ran You meminta lebih banyak lagi. Nabi Kong Zi mengabulkan:, “Beri dia dua ember lagi dan empat liter.” Diam-diam Ran You masih memberikan lebih dari yang diperintahkan oleh nabi Kong Zi. Melihat kejadian tersebut, nabi Kong Zi memberikan penjelasan: “Zi Hua pergi ke negara bagian Qi dengan menunggang kuda gemuk dan mengenakan jubah kulit yang ringan dan hangat. Sebagai seorang yang budiman (Kuncu, Susilawan) harus membantu orang miskin pada saat membutuhkan bantuan, dan tidak boleh memperkaya orang kaya.

子华使于齐,冉子为其母请粟,子曰:“与之釜。”请益,曰:“与之庾。”冉子与之粟五秉。子曰:“赤之适齐也,乘肥马,衣轻裘。吾闻之也,君子周急不继富。”

Zi huá shǐ yú qí, rǎn zi wéi qí mǔ qǐng sù, zǐ yuē:“Yǔ zhī fǔ.” Qǐng yì, yuē:“Yǔ zhī yǔ.” Rǎn zi yǔ zhī sù wǔ bǐng. Zǐ yuē:“Chì zhī shì qí yě, chéng féi mǎ, yī qīng qiú. Wú wén zhī yě, jūnzǐ zhōu jí bù jì fù.”

Pertanyaan saya: ketika mengunjungi tempat ibadah dan tergugah untuk berbuat kebaikan. Manakah yang layak untuk menjadi prioritas: tempat ibadah yang tampak sangat terawat/tempat ibadah yang perlu segera untuk diperbaiki? Semoga dapat menjadi inspirasi untuk kita semua. Selamat beraktivitas. Jia you!

 

Daftar Pustaka

Adegunawan, Suyena. 2018. Kompilasi Si Shu Empat Kitab Klasik The Classic of Four Books. Bandung. Penerbit TSA.

Gambar: http://www.elpis.org.gr/the-role-of-philanthropy/ Diakses 7 Juni 2022

Butuh bantuan?