Mengupas Sosok Tow Tong Shia Djin Kong

Home » Artikel » Mengupas Sosok Tow Tong Shia Djin Kong

Dilihat

Dilihat : 32 Kali

Pengunjung

  • 0
  • 22
  • 41
  • 29,359
dutong

Oleh: Majaputera Karniawan, M.Pd. (Sia Wie Kiong 謝偉强)

foto: Altar Tow Tong Shia Djin Kong. (都统舍人公) di Istana Nanshan南山宫 yang terletak di Hua An 华安, Fujian 福建, China.

 

有求必应 You Qiu Bi Ying (Pasti memberikan jawaban dan selalu ada pertolongan) adalah kalimat terukir indah di sebuah Hio Lo (tempat pendupaan) yang saya baca ketika bersembahyang di altar Kelenteng Shia Djin Kong Jonggol. Bisa dikatakan kalimat pujian ini bukanlah omong kosong belaka. Melainkan memang pujian bagi dewa suci yang ada di kuil tersebut. Beliau adalah Du Tong She Ren Gong – Tow Tong Shia Djin Kong. (都统舍人公) Atau biasa disebut Kongco Shia Djin Kong  舍人公 (Lit: Kakek yang rendah hati). 

Kelenteng aslinya berasal dari istana Nan shan/Lam San Kiong 南山宫 yang terletak di Hua An 华安, Fujian 福建, China. Hari Sejitnya diperingati setiap Sha Gwee Ce Kauw Jit (农历三月初九日, tanggal 9 bulan 3 penanggalan Tionghoa). Istana Nanshan sendiri berdiri pada tahun pertama Deyou di Dinasti Song Selatan (宋德佑元年, 1275 M), kemudian dibangun kembali pada tahun ke-6 masa pemerintahan rezim Zhengtong Kaisar Yingzong dari Dinasti Ming (明英宗正统六年1441 M) dan tahun ke-15 masa pemerintahan Hongzhi Kaisar Xiaozong (孝宗弘治十五年, 1502 M).

Beliau dikenal sebagai dewa pengobatan dan penolong, dari topi yang beliau kenakan adalah topi pejabat ahli yang biasa digunakan seorang sarjana atau ahli dimasa tiongkok kuno khususnya jaman Dinasti Song dan Ming. Dari sini bisa kita lihat bahwa Dewa Shia Djin Kong mungkin adalah sosok orang ahli yang berpendidikan namun siapa beliau sebenarnya masih abstrak (saking tidak terkenalnya). Pernah satu kala saya dapat info dari seorang acek (kakek tua), beliau bilang kalau YM Kongco Shia Djin Kong adalah salah satu pendiri Dinasti Shia (tapi info ini belum ada ratifikasi datanya, jadi masih diragukan?) dan sampai sekarang siapa sosok Shia Djin Kong ini masih belum begitu jelas. Yang saya ketahui beliau mungkin saja bisa berasal dari berbagai versi tokoh. Ada beberapa tokoh yang diduga adalah sosok beliau:

  1. Seorang Sarjana yang ahli pengobatan

Sewaktu saya ke Kelenteng Shia Djin Kong Jonggol, dari seorang biokong disana (Ko Akih) saya mendapat satu kisah turun temurun (hanya dari mulut ke mulut) mengenai siapa kongco Shia Djin Kong. Tidak jelas beliau hidup di masa dinasti apa dan raja siapa, namun diceritakan beliau adalah seorang ahli dan cendekiawan di masanya. Lulus sarjana, beliau dipercaya dalam pemerintahan. Beliau juga ahli dalam pengobatan makanya beliau dijuluki sebagai dewa pengobatan. Kongco tinggal di satu pulau yang jika penduduknya ingin merantau keluar pulau, maka akan dihabisi oleh siluman air berwujud keong raksasa. 

Kala itu usia kongco masih muda (22 tahun), melihat keadaan ini kongco tidak tinggal diam, akhirnya kongco pergi bertempur melawan siluman air tersebut dengan membawa serta anjing peliharaannya. Setelah itu, anjing tersebut kembali pulang, namun kongco tidak kembali pulang ke desa. Beliau mengorbankan dirinya untuk kesejahteraan dan kebahagiaan orang banyak.

 

  1. Pejabat dinasti Ming bernama Oey Tjong Kee (Hwang Tjung Yek)

Menurut legenda, Tow Tong Shia Djin Kong dahulunya adalah seorang pejabat yang bernama Oey Tjong Kee (Hwang Tjung Yek) yang lahir pada tanggal 9-3-1592 M, ia hidup pada jaman Dinasti Ming pada masa kerajaan Ming Sin Tjong (Ban Lie), ia adalah seorang yang sangat pandai dan berhati mulia. Ketika ia menjabat sebagai Menteri Perdagangan di tahun 1622 pada masa kerajaan Ming Hie Tjong (Tian Kee), ia selalu bertindak bijaksana dalam urusan perdagangan sehingga rakyat sangat senang, hidup makmur dan menghormatinya, dan setelah ia meninggal rakyat dan para pedagang sangat merasa kehilangan dan pada tahun ke tahun berganti banyak para pedagang yang mengeluh tentang dagangannya dan ada pula yang sampai sakit. Dikisahkan dari satu keluarga yang sedang usaha dalam keadaan pailit dan sakit-sakitan saja ia merasa bingung dan khawatir akan keadaannya yang serba sulit, dan disuatu hari kenapa ia teringat dengan Shia Djin Kong yang pada waktu itu ia menjabat sebagai menteri perdagangan banyak pedagang-pedagang yang sukses dan lancar di dalam usahanya di kota maupun di desa damai dan makmur. Kemudian dengan cara yang sederhana ia mengambil sebuah gambar/lukisan Shia Djin Kong dan membuat rumah-rumahan kecil memasangkan dupa dan cangkir teh untuk persembahyangan.

Setiap pagi dan sore mereka sekeluarga bersembahyang memohon kepada Shia Djin Kong untuk memperoleh kesembuhan dan kelancaran usahanya. Sungguh ajaib ternyata orang yang dengan sungguh-sungguh bersujud kepada Shia Djin Kong itu tidak lama kemudian memperoleh kesembuhan dan usahanya mendapatkan kemajuan sehingga menjadi kaya. Berkat permohonan dan ketulusan hatinya sehingga masyarakatpun menjadi makmur serta terhindar dari malapetaka, orang-orang desa yang percaya kepada Shia Djin Kong atas kemuliaan dan kebijaksanaannya senantiasa terlindungi dan mendapatkan berkah, akhirnya mereka semua sepakat untuk membangun Kelenteng Shia Djin Kong sebagai tanda terima kasih atas kebaikan dan berkahnya Shia Djin Kong. Meskipun kisah ini lebih mirip kepada kisah Thio Hok Tek/Zhangfude 张福德 yang dikenal sebagai dewa Hok Tek Ceng Sin, tetapi kisah ini juga telah diyakini secara turun temurun.

 

  1. Fushun Jiang Jun辅顺将军alias Ma Ren 马仁. 

Gelar lain untuknya adalah马舍公 Ma She Gong、马公爷 Ma Gong Ye. Hidup pada 646 M – 18 Desember 711 M. Asal usulnya tidak diketahui, ia adalah seorang jenderal di Dinasti Tang. Dia awalnya adalah Jenderal Chen Zhengbu, panglima Lingnan. Dia memimpin kavaleri dan mengikutinya ke Fujian. Setelah Chen Zheng meninggal, Ma Ren terus mengikuti putra sulungnya Chen Yuanguang.

Menurut “Kronik Prefektur Zhangzhou漳州府志”, “Chen Yuanguang merekomendasikan adik laki-lakinya Ma Ren dan yang lainnya untuk memiliki kader, dan memintanya untuk dipromosikan menjadi Sima dan posisi lainnya. Dekrit kekaisaran menyusul.” Dikatakan bahwa dia meninggal saat berperang melawan kaum barbar. Ia dihormati oleh masyarakat Fujian Selatan. Sebagai dewa, dewa ini dipercaya melindungi kavaleri, kuda perang, dan tentara.

 

  1. Seorang pendeta Tao Pengembara道士

Menurut legenda, pada masa Dinasti Song Selatan, ada seorang pendeta Tao pengembara yang memiliki keterampilan medis yang luar biasa dan kultivasi batin yang mendalam. Dia menyembuhkan penyakit penduduk setempat ketika dia melewati tempat ini. Penduduk desa sangat mencintainya sehingga mereka enggan meninggalkan pendeta Tao tersebut. Penduduk desa dengan beragam marga seperti Ke, Wang, Lin, Huang, Liu, Li dan Chen (柯、王、林、黄、刘、李、陈) dari desa terdekat bersama-sama memilih sebuah tempat untuk membuatnya menetap di Istana Nanshan ini untuk belajar Taoisme, mengajar keterampilan medis, mengobati penyakit dan menyelamatkan orang. Kisah ini  beredar luas di kalangan masyarakat, dan ia disebut “orang  saleh dari Beixi 北溪义士 “.

 

  1. Dewata surgawi 

Menurut sebagian keyakinan, Dutong Sherengong/Touw Tong Shia Djin Kong bukanlah tokoh sejarah yang berasal dari istana apalagi kerajaan. Ia adalah dewata murni yang memang berasal dari Istana Langit di surga dan turun ke dunia untuk menurunkan berkat dan bantuannya.

 

      6. Kontribusi Pejabat bernama Chen Tian Ding 陈天定

Jasa seorang menteri pada Shia Jin Kong adalah Pada tahun pertama Shunzhi di Dinasti Qing (1644 M), seorang mentri bernama Chen Tianding陈天定, menteri yang masih hidup dari Dinasti Ming, tinggal di Istana Nanshan selama dua tahun, ia menulis sebuah plakat dengan tulisan tangannya sendiri dan mengubah plakat pujian/bianlian berbunyi “圣祖大Leluhur surgawi  agung yang abadi ” menjadi”德茂天Kebajikannya seperti yang pertama di surga/langit” (Maksudnya Chen Tian Ding memuji kebajikan luhur dari dewa dalam kuil ini). Ia juga menggubah 36 puisi ciamsi yang kini digunakan terus untuk setiap kelenteng milik Touw Tong Shia Djin Kong dan istana Nanshan. Meski begitu ia bukanlah sosok Shia Djin Kong, melainkan hanya seorang simpatisan Shia Djin Kong. 

 

Pada akhirnya memang Shia Djin Kong ini masih misterius dan tidak dapat dibuktikan. Mungkin sebagai dewa sekalipun, meski ia sering turun dan memberikan nasihat lewat mediumisasi Kitong, tapi baginya mungkin apa pentingnya sebuah nama besar bagi pribadinya? Lebih baik secara sembunyi-sembunyi tetapi mengamalkan kebajikan. Kembali kepada prinsip 有求必应  You Qiu Bi Ying (Pasti memberikan jawaban dan selalu ada pertolongan) dan biarkan orang-orang tetap mengenalnya sebagai Shia Djin Kong (Kakek yang rendah hati).  Saat ini di Indonesia, pemujaan kepada Touw Tong Shia Djin Kong bisa ditemukan di kelenteng-kelenteng berikut ini:

Sebagai Tuan Rumah: Kelenteng Shia Djin Kong/Wihara Dharma Kumala Jatinegara (Gg. Padang) Jakarta Timur; Kelenteng Shia Djin Kong/Wihara Lam Shoa Kiong Jonggol, Kab. Bogor; dan Kelenteng Nan Sam Kung/Wihara Buddhasasana Rengasdengklok, Kab. Karawang.

Sebagai Dewa Pendamping: Kelenteng Hian Tian Siang Tee Palmerah, Jakarta Barat; Kelenteng Bie Hian Kiong/Wihara Widhi Sakti, Kota Sukabumi, Jawa Barat; dan Kelenteng Hok Lay Kiong, Mayor Oking, Pusat pecinan Kota Bekasi, Jawa Barat.

 

BAGI PARA PEMBACA YANG MAU MEMBANTU OPERASIONAL SETANGKAIDUPA.COM BISA MELALUI REK. BANK BRI KCP CIPULIR RADIO DALAM 086801018179534 AN. MAJAPUTERA KARNIAWAN. MOHON MENGIRIMKAN KONFIRMASI DANA KE WHATSAPP NOMOR 089678975279 (MAJA).

 

Daftar Pustaka

https://baike.baidu.com/item/%E5%8D%97%E5%B1%B1%E5%AE%AB/4419723。 Diakses 20 November 2023.

https://baike.baidu.com/reference/4419723/27f9KAITprTydmzYcboFBXSeMhbZletp3KvJZg9I3dfN3Zif_CjgYy3T_ywA0z4OzQDMJvyGMAMv9StxGVUA0A2aOLcLwjnBpDKmFZT-0ePm9Kwl_0MK-3LOGfWlnHWj. Diakses 20 November 2023.

https://m.fx361.com/news/2021/1223/9221661.html Diakses 20 November 2023.

KENG SUCI, Kong Co Tow Song Shia Djin Kong (SHIA DJIN KONG), Keajaiban Pengobatan dan Perdagangan. Hal 5. Jonggol. Kelenteng Shia Djin Kong.

Dari berbagai Sumber.

Butuh bantuan?