Saya Tidak Suka Belajar Bahasa Mandarin

Home » Artikel » Saya Tidak Suka Belajar Bahasa Mandarin

Dilihat

Dilihat : 20 Kali

Pengunjung

  • 0
  • 18
  • 41
  • 29,355
pic Tidak Suka Mandarin

Oleh: Xie Zheng Ming 谢峥明

 

Saya Tidak Suka Belajar Bahasa Mandarin, Tapi Saya Akan Mempertimbangkan Urgensinya Belajar Bahasa Mandarin Klasik. Mengingat keakraban saya dengan bahasa Inggris, saya tidak terlalu mendukung pembelajaran bahasa Mandarin klasik.

I Don’t Like Learning Chinese, but I Will Consider the Urgency of Learning Chinese Classics. Given my familiarity with the English language, I am not particularly supportive of studying Chinese classics.

Ada pepatah kuno yang mengatakan, “Jika perkataan seseorang bertentangan dengan hati Anda, Anda harus mencari kebijaksanaan; jika perkataan seseorang sejalan dengan keinginan Anda, Anda harus berpikir dari sudut pandang yang tidak etis.” Artinya ketika kita menemukan kata-kata yang menyimpang dari pemikiran kita sendiri, kita harus mempertimbangkannya berdasarkan prinsip-prinsip etika, dan ketika kita mendengar kata-kata yang menyenangkan kita, kita harus memikirkannya dari sudut pandang yang tidak etis.

There is an ancient saying that goes, “If someone’s words go against your heart, you should seek wisdom; if someone’s words align with your desires, you should think from an unethical perspective.” This means that when we encounter words that deviate from our own thoughts, we should consider them based on ethical principles, and when we hear words that please us, we should think about them from an unethical point of view.

Saya tidak menyangkal bahwa belajar bahasa Mandarin itu menantang. Sebagai bahasa yang benar-benar berbeda dari bahasa Inggris, bahasa ini memiliki struktur tata bahasa, pengucapan, dan sistem karakter Cina yang unik. Bagi orang seperti saya yang tidak terlalu tertarik dengan bahasa Mandarin, mempelajarinya bisa menjadi tugas yang berat. Selain itu, saya harus mengakui bahwa saya sangat akrab dengan bahasa Inggris, dan menguasainya memenuhi kebutuhan saya dan membantu saya berkomunikasi dengan dunia.

I do not deny that learning Chinese is challenging. As a language that is completely different from English, it has its own unique grammar structure, pronunciation, and system of Chinese characters. For someone like me who is not particularly interested in Chinese, learning it can indeed be a daunting task. Additionally, I must admit that I am very familiar with English, and mastering it fulfills my needs and helps me communicate with the world.

Namun, terlepas dari semua ini, saya percaya bahwa belajar bahasa Mandarin dapat memberikan lebih banyak manfaat. Kebudayaan Tiongkok memiliki kekayaan sejarah dan karya klasik yang mengusung esensi kebijaksanaan kuno dan pemikiran manusia. Membaca teks asli berbahasa Mandarin dapat memberikan kedalaman dan pemahaman yang terkadang terlewatkan oleh terjemahan. Meskipun membaca karya asli Tiongkok mungkin memerlukan lebih banyak waktu dan usaha, imbalannya mungkin berupa apresiasi dan pemahaman yang lebih kaya terhadap karya-karya klasik ini.

However, despite all of this, I believe that learning Chinese can bring more rewards. Chinese culture has a rich history and classic works that carry the essence of ancient wisdom and human thought. Reading the original Chinese texts can provide a depth and understanding that translations sometimes miss. Although reading Chinese originals may require more time and effort, the payoff may be a richer appreciation and understanding of these classic works.

Mempelajari bahasa Mandarin juga dapat membantu saya lebih memahami sejarah dan budaya Tiongkok. Bahasa Mandarin bukan hanya sebuah bahasa; ini adalah tautan yang menghubungkan orang-orang Tiongkok, cara berpikir mereka, dan nilai-nilai mereka. Dengan mempelajari bahasa Mandarin, saya dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pola pikir dan tradisi budaya masyarakat Tiongkok, sehingga memungkinkan komunikasi dan pertukaran yang lebih baik dengan mereka.

Learning Chinese can also help me better understand Chinese history and culture. Chinese is not just a language; it is a link that connects the Chinese people, their way of thinking, and their values. By learning Chinese, I can gain a better understanding of the Chinese people’s mindset and cultural traditions, enabling better communication and exchange with them.

Terlebih lagi, pengaruh global Tiongkok tidak bisa dianggap remeh. Bangkitnya perekonomian Tiongkok telah menjadikan bahasa Mandarin sebagai salah satu bahasa terpenting di dunia. Menguasai bahasa Mandarin akan membuat saya kompetitif dalam bisnis dan pengembangan karir. Baik dalam perdagangan, pariwisata, atau komunikasi internasional, orang Tionghoa memainkan peran penting.

Moreover, the global influence of Chinese cannot be underestimated. The rise of the Chinese economy has made Chinese one of the most important languages in the world. Mastering Chinese will make me competitive in business and career development. Whether in trade, tourism, or international communication, Chinese plays a significant role.

Meskipun saya mengakui bahwa belajar bahasa Mandarin merupakan tantangan bagi saya, saya juga menyadari pentingnya mempelajari bahasa Mandarin klasik untuk pertumbuhan dan pemahaman pribadi saya. Meskipun saat ini, saya lebih akrab dan mendukung pembelajaran bahasa Inggris, saya akan mempertimbangkan pentingnya mempelajari bahasa Mandarin klasik. Lagi pula, ada pepatah kuno lain yang berbunyi, “Beberapa perkataan bertentangan dengan hatimu, dan kamu harus mencari kebijaksanaan; beberapa perkataan sejalan dengan keinginanmu, dan kamu harus berpikir dari sudut pandang yang tidak etis.” Bagi saya, belajar bahasa Mandarin bukan sekedar keterampilan berbahasa tetapi juga kesempatan untuk memperluas wawasan dan memperkaya hidup saya.

While I acknowledge that learning Chinese is challenging for me, I am also aware of the importance of studying Chinese classics for my personal growth and understanding. Although at present, I am more familiar with and supportive of learning English, I will consider the urgency of learning Chinese classics. After all, there is another ancient saying that goes, “Some words go against your heart, and you should seek wisdom; some words align with your desires, and you should think from an unethical perspective.” For me, learning Chinese is not just a language skill but also an opportunity to broaden my horizons and enrich my life.

 

有言逆于汝心,必求诸道;有言逊于汝志,必求诸非道

(尚书,太甲下)

“Jika perkataan seseorang bertentangan dengan hati Anda, Anda harus mencari kebijaksanaan; jika perkataan seseorang sejalan dengan keinginan Anda, Anda harus berpikir dari sudut pandang yang tidak etis.”

If someone’s words go against your heart, you should seek wisdom; if someone’s words align with your desires, you should think from an unethical perspective.

Shu Jing V. C. Tai Jia. II. 7 hal 85

 

我不喜欢学汉语,但会考虑汉语学习中国经典的紧迫性。我对英语很熟悉,就目前的情况来说不太支持学习中国经典。

有句古话说:“有言逆于汝心,必求诸道;有言逊于汝志,必求诸非道。”这意味着当我们遭遇言辞背离自己的心意时,就应该根据道义来考虑;而当言辞迎合自己的心意时,则应该从非道义的角度思考。

我不否认学习汉语是具有挑战性的。作为一种完全不同于英语的语言,它拥有独特的语法结构、发音和汉字系统。对于我这样对汉语不太感兴趣的人来说,学习它确实是一项艰巨的任务。此外,我必须承认,我对英语非常熟悉,掌握了它可以满足我的需求,帮助我与世界沟通。

然而,尽管如此,我认为学习汉语可以带来更多的收获。中国文化有着丰富的历史和经典著作,这些作品承载着古代智慧和人类思想的精髓。阅读汉语原文能够提供翻译有时会遗漏的深度和理解。尽管读中文原著可能需要耗费更多时间和精力,但回报可能是对这些经典作品更为丰富的欣赏和理解。

学习汉语也可以帮助我更好地了解中国的历史和文化。中文不仅仅是一种语言,它是连接着中国人民的纽带,是他们的思维方式和价值观的载体。通过学习汉语,我可以更好地理解中国人的思维方式和文化传统,从而更好地与他们沟通和交流。

此外,汉语的全球影响力也不容忽视。中国经济的崛起使汉语成为世界上最重要的语言之一。掌握汉语将使我在商务和职业发展方面具备竞争力。无论是在贸易、旅游还是国际交流中,汉语都扮演着重要的角色。

虽然我承认学习汉语对我来说是挑战性的,但我也意识到学习中国经典对我个人的发展和理解是至关重要的。尽管目前的情况下,我更熟悉和支持英语的学习,但我会考虑汉语学习中国经典的紧迫性。毕竟,有句古话说:“有些话违背你的心意,一定要根据道义来考求;有些话顺从你的心意,一定要根据不道义来考求。”对于我来说,学习汉语不仅是一种语言技能,更是一种拓宽视野、丰富人生的机会。

 

有言逆于汝心,必求诸道;有言逊于汝志,必求诸非道

(尚书,太甲下)

Shu Jing V. C. Tai Jia. II. 7 hal 85

 

BAGI PARA PEMBACA YANG MAU MEMBANTU OPERASIONAL SETANGKAIDUPA.COM BISA MELALUI REK. BANK BRI KCP CIPULIR RADIO DALAM 086801018179534 AN. MAJAPUTERA KARNIAWAN. MOHON MENGIRIMKAN KONFIRMASI DANA KE WHATSAPP NOMOR 089678975279 (MAJA).

 

Gambar: https://web.facebook.com/Chineselanguagemadeeasy/posts/600848063875764/?locale=ms_MY

Butuh bantuan?