Oleh: Majaputera Karniawan, M.Pd. (Sia Wie Kiong 謝偉強)
天道无情,常有善人。
Tao yang agung tidak punya intensi, ia senantiasa bersama dengan orang-orang bajik.
(Laozi, Dao De Jing 道德经 bab 79 第七十九章 Dr. I. D. Lika, 2015)
A. Pengenalan Sembahyang Khifuk/Sembahyang Ciong Tahunan
Common sense (Akal sehat) manusia adalah berpikir bagaimana dapat hidup dengan tenang dan aman selama setahun penuh. Bagi manusia yang mempelajari agama, selain menjaga diri sendiri dan kesehatan tubuhnya, juga memenuhi asupan ibadahnya. Wihara Kesadaran Tridharma (Zhong Yi Tang 忠義堂/Kwan Tee Bio 關帝廟) Desa Cilaku, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat memfasilitasi mereka dengan mengadakan sembahyang Khi Fuk 祈福 tahunan pada 08 Maret 2026 (Imlek Cia Gwee Jie Cap) secara urun rembug, sederhana namun penuh kebersamaan. Khi Fuk sendiri adalah sembahyang pembuka tahun yang rutin diadakan disetiap kelenteng, yang mana di tahun ini, ada beberapa Shio yang terkena ciong 冲 (clash energi) di tahun kuda api 2026 (4724 HE) ini:
- Shio Kuda, Ayam, Tikus, Kelinci tahun ini terdampak Ciong Thay Sui 冲太岁, yang diyakini bisa berdampak langsung pada keberuntungan dan kemampuan olah emosi seseorang terjun bebas di tahun ini
- Shio Macan tahun ini terdampak Ciong Pek Houw 冲白虎 yang diyakini bisa berdampak langsung pada keselamatan fisik dan tempramen seseorang di tahun ini.
- Shio Anjing tahun ini terdampak Ciong Ngo Kwi 冲五鬼 yang diyakini bisa berdampak pada permasalahan hukum karena pengaruh 5 jenis perasaan: sakit, iri hati, sombong, malas, dan mudah marah.
- Shio Naga tahun ini terdampak Ciong Thian Kouw 冲天狗 yang diyakini bisa berdampak langsung pada perasaan dan sisi melankolis seseorang di tahun ini.
Untuk menanggulangi dampak dari clash energi tahunan di tahun ini, diadakan persembahyangan Khifuk bersama. Tim Setangkaidupa.com mengikuti dan mengalami prosesi ritual di wihara ini. Secara umum, ada 7 rangkaian utama dalam upacara khi fuk kali ini:
- Sembahyang bersama pada Toumu 斗姆(Bunda gantang), para dewa bintang dan taisui dengan pembacaan Pak Tou Keng/Beidou Jing 北斗经 (Doa pembuka dipimpin oleh Ko Suminta wakil Ketua Wihara secara Tridharma).
- Ya sui cian 压岁钱/meletakkan uang derma di bawah singgasana/rupang dewa Taisui
- Stempel baju dan badan sebagai tanda telah mengikuti ritual
- Basuh muka (buka aura/melukat/apalah itu istilahnya) dengan air bunga yang dipetik dari pohon bunga-bunga di wihara ini.
- Sembahyang Pek Houw Buka mulut bagi yang Ciong Pek Houw.
- Sembahyang bersama kepada Ngo Kwie,Tian Kou bagi yang ciong pada dewa tsb.
- Cia Peng An 吃平安 (Makan makanan berkah) bersama dengan masakan sederhana ala desa Cilaku.
Semua dilakukan sederhana dengan keikhlasan. Tergabung kurang lebih 160an nama, dan lebih dari 50an orang titip pelita, baik hadir maupun online (titip nama). Semua dana masuk untuk kegiatan sosial wihara ini. Jalinan jodoh yang terjalin ini diharapkan dapat mengkondisikan kebahagiaan buat semua. Berikutnya akan dibahas sebagian dari rangkaian acara Khi fuk di Wihara Kesadaran ini.
B. Tradisi Ya Swee Cien
Ada sebuah kebajikan kecil yang bisa dengan mudah dilakukan yakni berdana. Sementara wihara memfasilitasi supaya orang berkenan melakukan kebajikan dan menyalurkan kebajikan tersebut sehingga berlipat ganda. Salah satunya lewat tradisi amal kepada dewa Taisui. Tradisi ini namanya Ya Swee Cien (押歲錢 atau 压岁钱) sebuah tradisi amal bagi yang punya Ciong dewa Taisui. Masih ada beberapa kelenteng pesisir jawa kaya di tegal dan semarang yang pakai tradisi ini.
Cara kerja tradisi ini cukup sederhana, Orang yang ciong taisui berdana sejumlah uang sesuai umur. Misal 2026 dia usia 34 tahun maka dana 34 ribu. 29 ya 29ribu. Meski boleh juga lebih dari jumlah yang didanakan. Tidak ada standar wajib apakah harus kelipatan ratusan, ribuan, atau ratus ribu, intinya berdana sesuai kemampuan dan keiklasan. Uangnya dimasukan angpao dan ditaro dibawah rupang dewa Taisui sebagai harapan pada dewa taisui selamat sentosa sepanjang tahun.
Pada altar Taisui biasanya juga terdapat gantang (tou 斗) sebagai representamen dari semua dewa bintang di alam semesta. Rupang yang dipakai adalah rupang Tong Ni Thay Sui Ya 當年太岁爺 yakni representamen taisui menjabat tahun ini, sehingga meskipun dewa taisuinya berganti sesuai tahun menjabat, rupang bisa selalu dipakai setiap tahunnya.
Uang hasil Ya Sui Cian tersebut otomatis jadi Uang Caphong (Shifang qian 十方钱) yang artinya uang datang dari 10 penjuru, sehingga mudah datang dan mudah pergi, terlebih bila diselewengkan karena uang ini sebagai wujud “Apesnya orang-orang” pada ritual tersebut. Maka uang yang terkumpul harus 100% dialokasikan buat dana sosial sebagai langkah mengembangkan/transformasi jodoh kebajikan (Hua Yuan 化缘) seperti bantu kaum miskin, cia peng an, dan lain-lain termasuk di dalamnya untuk operasional wihara.
C. Sembahyang Pek Houw Buka Mulut
Sembahyang Pek Houw buka mulut 白虎開口 (pek houw kai kou) adalah ritual memohon kepada dewa Pek Houw (Jendral harimau putih) untuk menjauhkan orang yang ciong pek houw dari bahaya. Dilakukan setelah hari Jingzhe 惊蛰 yaitu hari dimana ada petir pertama di musim semi yang mana di saat ini semua hewan di bumi keluar dari hibernasi musim dingin (sejak kongco pek houw adalah dewata hewan di bumi, masyarakat yakin dia juga hibernasi).
Karena secara tradisional bintang Pek Houw berbahaya bagi keselamatan seseorang. Maka disiasati dengan jalan cerdas (Upaya kausalya/fangbian 方便) dengan melakukan rekayasa energi melalui ritual. Di sini kita memberi persembahan berupa telur (aslinya daging samcan, tp sejak mahal yaaa subtitusi, samcannya dikit aja) sebagai “Tubuh pengganti/Biansin 变身” supaya kalo ada yang menyakiti kita “Kenanya” ke situ. Kemudian tahu supaya bahaya yang menghantam kita seempuk tahu. Kacang hijau ditebar harapan menjadi rintangan bagi orang yang berniat jahat sama kita supaya tidak sampai melakukannya.
Di sini kita mencoret wajah-wajah dalam kertas xiaojin 小人 dan menginjak orang-orangan kertas berwarna putih yang menjadi simbol orang brengsek yang berniat jahat sama kita. Alasan mencoret (aslinya diinjek, cuma ini diringkas saja) dan menginjak agar kita mampu “melewati dan memukul mundur” rintangan dari orang yang berniat jahat sama kita. Ritual ini namanya Thak Siao Jin 打小人/pukul orang jahat . Sementara orang-orangan merah yang wajahnya chibi chibi kawaiii lambang diri kita, diletakkan di belakang dewa pek houw sebagai tanda harapan bahwa dewa pek houw memberikan perlindungan (kalo ada apa-apa, hadapi dewanya dulu). Ritual ini namanya Kiu Kui Jin 求贵人 (mengundang kwijin/dewa penolong untuk menjaga nasib). Setelahnya ritual diakhiri dengan membakar kertas sembahyang.
Demikianlah selesai rangkaian persembahyangan Khi Fuk di Wihara Kesadaran Tridharma ini.
BAGI PARA PEMBACA YANG MAU MEMBANTU OPERASIONAL SETANGKAIDUPA.COM BISA MELALUI REK. BANK BRI KCP CIPULIR RADIO DALAM 086801018179534 AN. MAJAPUTERA KARNIAWAN. MOHON MENGIRIMKAN KONFIRMASI DANA KE WHATSAPP NOMOR 089678975279 (MAJA).
Daftar Pustaka
Dr. I. D. Lika, Ms. (2015). Dao De Jing – Kitab Suci Utama Agama Tao. Elex Media Komputindo.